Jelang Eksekusi, Duo Bali Nine Bikin Lukisan Wajah Jokowi

Rabu, 11 Maret 2015 13:00
Jelang Eksekusi, Duo Bali Nine Bikin Lukisan Wajah JokowiLukisan wajah Jokowi karya Myuran Sukumaran @time.com

Detik-detik menjelang pelaksanaan eksekusi mati di Pulau Nusakambangan, terpidana mati kasus narkoba, Myuran Sukumaran, satu dari duo Bali Nine membuat lukisan wajah Presiden Jokowi. Lukisan itu dia buat untuk menuangkan perasaannya selama berada di tahanan menanti eksekusi dari regu penembak.

Myuran yang mengalami depresi sebab permohonan grasinya beberapa kali ditolak kemudian membuat lukisan wajah Presiden Jokowi disertai tulisan yang menyentuh yang berbunyi, "People Can Change" yang artinya orang-orang bisa berubah.

Pria kelahiran London itu menuangkan imajinasinya menggambar wajah Jokowi seolah tanpa perasaan dengan mulut agak turun menyiratkan pesan presiden tidak akan memberikan ampunan bagi terpidana kasus narkoba, tanpa ampun, tanpa terkecuali.

lukisan-jokowi-bali-nine

Salah satu kerabat Myuran yang rajin menjenguk pria kelahiran 17 April 1981 itu mengatakan, "Dan lukisan adalah tempatnya menghibur diri. Setelah dia melukis, dia kembali mengajar di kelas menggambar di LP Kerobokan untuk membantu banyak narapidana. Ini adalah langkah penting bagi Myuran," ujar sumber yang dikutip harian Australia, The Age.

Sementara itu, dalam sebuah kesempatan wawancara, Myuran menjelaskan jika hidup di balik jeruji besi sembari menanti eksekusi mati tidak membuatnya memiliki banyak pilihan.

"Saya tak bisa hanya merasa sesak di perut tanpa melakukan apa-apa. Aku bisa menjadi destruktif, tapi juga produktif. Hanya itulah pilihanku di dalam sini. Menjadi produkrif membuatku bahagia," kata Myuran saat masih di Lapas Kerobokan, Denpasar.

(Nay)
Komentar