Wanita jadi Incaran Hacker

Selasa, 10 Maret 2015 09:15
Wanita jadi Incaran HackerIlustrasi Hacker @dcc-dp.org
Pengguna internet wanita sering kali lebih tidak peduli terhadap ancaman online daripada pria.

Kaspersky Lab dan B2B International melakukan sebuah survei, dan mereka para wanita yang percaya jika mereka bisa menjadi korban cyber hanya 19%. Sedangkan 25%, atau 1 dari 4 pria menganggap hal itu mungkin saja terjadi.

Para pengguna wanita kebanyakan lebih tidak mengerti ancaman yang dapat ditimbulkan cyber dibanding pria. Misalnya, 27% pria dan 38% wanita tidak menyadari ransomware, 23%pria dan 34% wanita sedikit yang mengetahui tentang malware ponsel, dan 21% pria serta 34% wanita memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai apa yang disebut dengan exploitasi.

Kurang perhatian terhadap bahaya cyber juga akibat dari kurang kesadaran terhadap hal-hal tersebut. Ketika seseorang mengizinkan menggunakan perangkat utama mereka, 36% wanita tidak melakukan apa-apa untuk melindungi data-data mereka karena tidak melihat, bahwa berbagai macam resiko dapat terjadi.

Sedangkan 28% pria akan berperilaku sama. juga 78% pria dan hanya 68% wanita yang membuat salinan data cadangan. 10% pria dan 13% wanita tidak memiliki solusi keamanan pada perangkat mereka.

Elena Kharchenko, Head of Consumer Product Management, Kaspersky Lab melalui keterangan tertulisnya, Senin (9/3), mengatakan "Dalam kehidupan nyata, orang memahami bahwa sangat penting untuk mengambil tindakan pencegahan yang masuk akal untuk melindungi hal-hal yang mereka anggap berharga saat mereka melakukan kegiatan mereka sehari-hari. Hal yang sama juga berlaku di online."

Selama periode 12 bulan, pria lebih banyak terkena malware daripada wanita atau sekitar 35% banding 27% dan lebih memungkinkan jika pria mengalami konsekuensi keuangan sekitar 22% dibanding 19%.

Daripada wanita, hal lain yang juga rawan mengincar kaum pria juga tergolong banyak, misalnya yang terjadi pada tahun 2014, cyber menyerang data keuangan pria sebanyak 47% sedangkan 39% kepada wanita.
(MKS)
Komentar