ISIS Punya 46.000 Akun Twitter

Sabtu, 07 Maret 2015 14:15
ISIS Punya 46.000 Akun TwitterISIS @corbettreport.com
Pada akhir 2014, ada 46.000 akun twitter yang terkait dengan ISIS yang ditemukan oleh lembaga riset di Washington.

Brooking Institution merilis hasil penelitian tersebut pada, Kamis (5/3). Yang mengetahui fakta bahwa jumlah akun pro-ISIS masih sangat tinggi, meskipun sejumlah akun yang terkait dengan Organisasi yang kejam tersebut telah diblokir oleh Twitter.

Dikutip dari AFP, laporan tersebut mengungkapkan "dari September sampai Desember 2014, para peneliti memperkirakan bahwa paling sedikit 46.000 akun Twitter telah digunakan para pendukung ISIS, walaupun tidak semua akun-akun itu aktif pada waktu bersamaan."

Para peneliti mendapati fakta bahwa sebagian besar pendukung ISIS berlokasi di Arab Saudi, Irak dan Amerika Serikat. Dikatakan juga oleh Jonathan Morgan dan JM Berger bahwa ISIS jauh lebih bergerak dari inti kepemimpinannya.

Hampir satu kicauan menggunakan Bahasa Inggris dari setiap lima kicauan di Twitter, dan tiga perempatnya berkicau dalam Bahasa Arab.

Laporan itu juga menerangkan, "akun-akun pendukung ISIS memiliki rata-rata 1.000 pengikut, yang artinya lebih tinggi dari kebanyakan pengguna Twitter lainnya. Dan akun-akun yang sering berkicau dan paling banyak memiliki pengikut kebanyakan telah diblokir."

Twitter juga secara resmi bekerja sama dengan penegak hukum dengan upaya terus memblokir akun Twitter yang ada kaitannya dengan kepentingan ISIS.

Namun demikian, ditemukan dalam sebuah halaman buletin online yang memperlihatkan Foto Jack Dorsey selaku penemu Twitter, sedang dalam bidikan senjata, dan tertulis pesan dalam Bahasa Arab.

Pesan yang terkandung dalam foto tersebut adalah Twitter dan Dorsey kini telah menjadi target ISIS karena telah memblokir sejumlah akun tertentu yang berkaitan dengan ISIS. Sementara kelompok pemonitor ISIS asal Amerika Serikat, SITE Intelligence, mengatakan bahwa foto tersebut dibuat oleh sayap media ISIS, Al-Nusra Al-Maqdisiya.

Dikutip AFF, tulisan tersebut mengatakan, "Kamu memulai perang ini, dan kami sudah bilang pada kamu sejak awal bahwa ini bukan perangmu.Tapi kamu tidak paham. Kamu memblokir akun-akun kami dan kami dengan cepat kembali, tapi manakala singa-singa penyendiri kami menghentikan nafas kamu maka tidak akan ada lagi kata kembali."

(MKS)
Komentar