McDonald's Hentikan Penggunaan Ayam Antibiotik

Sabtu, 07 Maret 2015 05:00
McDonald's Hentikan Penggunaan Ayam AntibiotikMenu ayam di restoran McDonald's bebas antibiotik @dailymail.co.uk

Restoran cepat saji McDonald's akan menghentikan penggunaan ayam yang mengandung antibiotik. Perusahaan asal Amerika Serikat ini memutuskan menggantinya dengan unggas yang bebas dari obat-obatan.

Dalam keterangan resminya, McDonald's menargetkan pencabutan penggunaan ayam mengandung antibiotik akan rampung pada dua tahun mendatang. Kebijakan ini juga akan diikuti oleh seluruh gerai McDonald's di seluruh dunia, dilansir dari Reuters, Jumat (6/3).

McDonald's yakin jika penggunaan ayam mengandung antibiotik berpotensi buruk pada kesehatan konsumennya dalam jangka panjang. Kebijakan ini akan dimulai dari tempat penetasan ayam, sebab dari tempat itulah pertama kali seekor ayam diinjeksi obat antibiotik.

Wakil Presiden McDonald's berharap penggunaan antibiotik akan dilakukan jika memiliki resep resmi dari dokter.

Penggunaan suntikan antibiotik ini dimulai pada 1940 silam ketika ilmuwan berhasil menciptakan formula untuk mengendalikan penyakit. Ada beberapa kelebihan yang diperoleh, diantaranya ayam menjadi sehat kebal penyakit dan berat badannya terus meningkat meski tanpa harus menyantap makanan.

Meski demikian, antibiotik tersebut juga memiliki efek samping yang mengerikan bagi tubuh manusia. Bakteri yang terkandung dalam formula antibiotik lama-kelamaan akan berkembang semakin kuat menjadi superbugs.

Superbugs ini disinyalir menjadi penyebab kematian 23 ribu penduduk Amerika serta 2 juta orang terjangkit penyakit setiap harinya. Tak hanya itu, pemerintah juga telah menghabiskan anggaran US$ 20 miliar untuk pencegahan.

Banyak pengamat menuding kebijakan penghentian ayam antibiotik itu untuk menutupi sejumlah skandal yang terjadi di banyak gerai McDonald's di beberapa dunia. Salah satunya penemuan gigi manusia dalam produk kentang goreng mereka tahun lalu.

(Nay)
Komentar