Survei: 52 Persen Warga Australia Setuju Hukuman Mati Bali Nine

Rabu, 04 Maret 2015 18:15
Survei: 52 Persen Warga Australia Setuju Hukuman Mati Bali NineTerpidana kasus Bali Nine menunggu eksekusi mati @tempo.co

Jika Pemerintah Australia ngotot menentang hukuman mati terpidana narkoba kasus Bali Nine, maka warga negeri Kanguru itu justru sebaliknya. Dari survei yang dilakukan, mayoritas mendukung pelaksanaan eksekusi mati terhadap Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Sekitar 52 persen warga Australia mendukung dengan hukuman mati terkait kasus narkoba.

"52 persen tersebut terdiri atas 60 persen pria dan 40 persen wanita yang setuju dengan hukuman mati lantaran kasus penyelundupan narkoba," tulis Gary Morgan dalam situs roymorgan.com.

Sementara itu, Perdana Menteri Tony Abbott justru mengaku muak ketika mengetahui duo Bali Nine dipindahkan dari lapas Kerobokan, bali ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

"Saya harus membuat posisi yang jelas. Kami terus terang merasa muak dengan prospek eksekusi mereka berdua," ujarnya.

Dari survei tersebut, sebanyak 62 persen warga Australia menuding sikap pemerintahnya sebagai sok jagoan sebab membela terpidana kasus narkoba.

Gelombang penolakan eksekusi mati itu juga datang dari Partai Seks Australia dengan memboikot pariwisata Bali.

(BACA: Partai Seks Australia Boikot Pariwisata Bali)

(Nay)
Komentar