Sniper Terbaik Indonesia Tatang Koswara Wafat Usai Syuting Hitam-Putih

Rabu, 04 Maret 2015 09:30
Sniper Terbaik Indonesia Tatang Koswara Wafat Usai Syuting Hitam-PutihPeltu TNI (Purn) Tatang Koswara wafat di usia 68 tahun @kompas.com

Kabar duka datang dari sniper Indonesia terbaik di dunia, Peltu TNI (Purn) Tatang Koswara. Tatang berpulang usai menjadi narasumber di televisi nasional Trans7 dalam acara Hitam Putih, Selasa (3/3).

"Kabar duka! Turut berduka cita atas meninggal dunia Bapak Tatang Koswara, sniper terbaik yang tadi hadir di Hitam Putih," tulis akun Twitter Hitam Putih Trans7.

Sementara itu, host acara tersebut, Deddy Corbuzier juga mengucapkan belasungkawa. "Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Bapak Tatang Koswara memejamkan mata untuk terakhir kalinya," ujar Deddy.

tatang-koswara-snipper-indonesia

"Beliau meninggal setelah menceritakan semua perjuangannya pada kita di Hitam Putih hari ini," kata Deddy.

Dikabarkan Tatang terkena serangan jantung yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Medistra, Kuningan, Jakarta Selatan.

Tak berapa lama, pria kelahiran Medan 12 Desember 1946 itu menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.

"Sebelum meninggal, beliau berkata pada saya: "Darahku di merah putih," sejenak setelah itu beliau terkena serangan jantung," tukas Deddy.

Jenazah Tatang Koswara dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung

Peltu Tatang Koswara adalah sniper terbaik yang pernah dimiliki Indonesia dan masuk urutan ke-13 dunia. Dalam buku berjudul "Sniper Training, Techniques and Weapons" karya Peter Brookesmith (2000), namanya masuk dalam daftar 14 besar Sniper's Roll of Honour di dunia.

Rencananya, jenazah prajurit berusia 68 tahun itu akan dimakamkan hari ini di area Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung.

"Sekarang masih diurus, tempatnya di Cikutra, di Taman Makam Pahlawan. Tapi kita masih cek dulu apakah beliau punya Bintang Gerilya atau Bintang Yudha Dharma Pratama,"jelas Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, M. Fuad Basya.

Fuad menambahkan, kepemilikan bintang jasa menentukan lokasi pemakaman prajurit kebanggaan TNI tersebut. "Kalau punya bintang jasa, beliau bisa dimakamkan di dalam areal Taman Makam Pahlawan, kalau tidak beliau akan dimakamkan di Taman Bahagia, lokasinya di luar Taman Makam Pahlawan tapi masih satu lokasi," imbuh Fuad.

Semasa hidupnya, Tatang sempat bertugas di medan perang Timor Timur. Dia menorehkan banyak prestasi di medan tempur. Namun, di masa tuanya, Tatang hidup pas-pasan dan membuka warung makan di markas Kodiklat. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

(Nay)
Komentar