DPRD Gunakan Hak Angket, Ahok Terancam Lengser dan Dipenjara

Jum'at, 27 Februari 2015 11:00
DPRD Gunakan Hak Angket, Ahok Terancam Lengser dan DipenjaraAhok terancam lengser dan dipidanakan @cnnindonesia.com

Nasib Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di ujung tanduk setelah DPRD DKI memilih menggunakan hak angket dalam sidang Kamis (26/2) kemarin.

Nantinya, jika dari penelusuran yang dilakukan DPRD DKI hingga dibawa ke Rapat Paripurna menyatakan Ahok terbukti melanggar UU, maka mantan Bupati Belitung ini bisa terancam lengser hingga dipidanakan.

"Berdasarkan tata tertib pasal 19, maka panitia angket yang berjumlah 33 orang bekerja melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan dalam tata tertib disebutkan dua. Kalau ada unsur pidana dilaporkan atau pemberhentian," kata Wakil Ketua DPRD, Muhammad Taufik, dilansir dari Viva.

Taufik menambahkan, sebanyak 106 anggota dewan telah menekan persetujuan hak angket. Sehingga dalam paripurna nanti masing-masing fraksi akan menyampaikan pandangannya, kemudian dilanjutkan dari fraksi dalam anggota panitia hak angket yang berjumlah 33 orang.

Berdasarkan tata tertib, panitia hak angket berhak melakukan penyelidikan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan Ahok selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Keputusan akhirnya bisa berujung pada pelaporan aparat jika terindikasi ada unsur pidana.

(Nay)
Komentar