UU Perselingkuhan Dihapus, Warga Korsel Boleh Selingkuh!

Jum'at, 27 Februari 2015 10:00
UU Perselingkuhan Dihapus, Warga Korsel Boleh Selingkuh!Ilustrasi @theguardian.com

Mahkamah Konstitusi Korea Selatan akhirnya menghapus undang-undang larangan selingkuh, Kamis (26/2). Langkah itu diambil dengan alasan melanggar kebebasan individu.

Undang-undang larangan selingkuh itu dibuat pada tahun 1953. Diatur dalam UU tersebut, pelaku perselingkuhan bisa dijerat kurungan penjara jika diadukan oleh pasangan resminya, dilansir dari the Wall Street Journal.

Menurut kantor Kejaksaan Agung, sejak 1986 telah ada 53 ribu warganya yang dituding berselingkuh. Dari jumlah tersebut, 35 diantaranya sudah dipenjara.

"Bahkan jika perselingkuhan harus dihukum sebagai tindakan yang tidak bermoral, negara tetap tidak boleh ikut campur karena itu merupakan masalah pribadi seseorang," kata Ketua Hakim Park Han-Chul.

Kasus perselingkuhan paling menghebohkan di Korsel dialami oleh aktris Ok So-Ri, yang mendapat hukuman percobaan delapan bulan karena berselingkuh.

(Nay)
Komentar