PNS Jomblo di Iran 'Dipaksa' Pemerintah Cepat Menikah

Jum'at, 13 Februari 2015 10:15
PNS Jomblo di Iran 'Dipaksa' Pemerintah Cepat MenikahWanita single di Iran @alarabiya.net

Pemerintah Iran mengultimatum kepada pegawai negeri sipil yang masih melajang untuk segera menikah dalam waktu satu tahun. Pilihannya hanya ada dua, menikah atau kehilangan pekerjaan mereka.

Berdasarkan survei yang dilansir The Economist, Kamis (12/2), sebanyak 55 persen dari 77 juta warga Iran berusia di bawah 30 tahun mengaku tidak tertarik menikah. Mereka cenderung menyukai hubungan singkat daripada berkomitmen jangka panjang.

Di Iran, praktik Sigheh, yakni pernikahan singkat selama beberapa jam, dibenarkan secara hukum. Meski demikian, pemerintah Iran lebih menyukai pernikahan dengan jangka waktu yang lama.

Berbagai cara diupayakan pemerintah untuk mengurangi warga yang betah menjomblo. Salah satunya meluncurkan situs resmi ajang pencarian jodoh. Mereka berharap, situs tersebut akan mencapai target menghasilkan 100 ribu pasangan suami-istri baru di negara itu.

Sebelumnya, Iran menutup 300 situs perjodohan karena dinilai terlalu berbau budaya Barat. Oleh sebab itu, pemerintah turun tangan meluncurkan situs perjodohan resmi agar tidak melenceng dari khaidah Islami.

(Nay)
Komentar