Menteri Tedjo Kena Semprit Presiden Jokowi Soal 'Rakyat nggak Jelas'

Rabu, 28 Januari 2015 09:30
Menteri Tedjo Kena Semprit Presiden Jokowi Soal 'Rakyat nggak Jelas'Presiden Jokowi dan Menteri Tedjo @detik.com

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Tedjo Edhy Purdijatno akhirnya kena semprit Presiden Jokowi terkait berbagai komentar dirinya yang dinilai memperkeruh suasana.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah memberikan masukan agar Menteri Tedjo meluruskan pernyataannya. Menurut JK, Jokowi meminta Tedjo menggunakan bahasa yang mudah diterima masyarakat.

"Tentu presiden sudah memberikan suatu nasihat-nasihat, suatu apa itu agak diluruskan yang baik, istilah-istilah yang katakanlah mungkin terlalu dipahami tidak sesuai tentu jangan dipergunakan. Sudah berikan pandangannya," kata JK di kantornya, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (27/1), dilansir dari Merdeka.

JK secara pribadi juga telah memberikan masukan kepada mantan KSAL tersebut agar menggunakan kosa kata yang tidak multitafsir. "Saya juga sudah memberikan pandang ke Pak Tedjo untuk memakai istilah-istilah yang lebih sesuai lah," ujar JK.

Sebelumnya, Tedjo berkomentar soal kisruh KPK vs Polri. Dia menyebut tak baik jika mengerahkan massa untuk mendukung KPK dan menyudutkan Polri sebagai pihak yang salah.

"Jangan membakar-bakar massa, mengajak rakyat, ayo rakyat, kita ini, enggak boleh begitu. Itu suatu pernyataan sikap yang kekanak-kanakan. Berdiri sendiri, kuat dia. Dia akan didukung, konstitusi mendukung. Bukan dukungan rakyat yang enggak jelas itu, konstitusi yang mendukung," kata Tedjo.

(Nay)
Komentar