Bikin Kartun Anti Yahudi, Kartunis Australia Disidang

Kamis, 22 Januari 2015 16:15
Bikin Kartun Anti Yahudi, Kartunis Australia DisidangKarikatur anti-Yahudi dan sang kartunis Glen Le Lievre (insert) @bbc.co.uk

Glen Le Lievre, kartunis Australia menghadapi masalah pelik yang mengancam karirnya sebab membuat karikatur yang menyindir Israel. Kartun itu dimuat di Morning Herald edisi 26 Juli 2014.

Dalam gambarnya, Glen melukiskan seorang pria Yahudi tua yang mengenakan yarmulke (topi simbol Judaisme), duduk di atas bukit dan tangannya memegang remote. Di hadapan pria itu terjadi ledakan yang dilukiskan sebagai Jalur Gaza. Sementara pada bagian belakang kursinya terdapat simbol Bintang David.

Dewan Pers Australia memvonis Le Lievre melanggar Standard of Practice, karena menggunakan simbol keagamaan untuk mengkritik Israel.

"Yang tidak bisa diterima dari kartun itu adalah penggunaan kippah dan Bintang Daud, dua simbol keagamaan orang Yahudi," demikian pernyataan Dewan Pers Australia.

"Jika menggunakan simbol-simbol nasionalisme Israel mungkin dibenarkan, meski juga cenderung menyebabkan pelanggaran," lanjut pernyataan itu.

Editorial Morning Herald juga menuliskan permintaan maaf 650 kata, seminggu setelah kartun kontroversi itu dimuat. Tidak diketahui apakah Glen akan senasib dengan kartunis Charlie Hebdo, Maurice Sinet yang dipecat karena mengkritisi kaum Yahudi.

(Nay)
Komentar