Kata Terakhir Pilot AirAsia Teriak 'Allahuakhbar' Ternyata Hoax

Jum'at, 16 Januari 2015 11:30
Kata Terakhir Pilot AirAsia Teriak 'Allahuakhbar' Ternyata HoaxKotak hitam AirAsia @tribunnews.com

Tim investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebutkan jika rekaman percakapan terakhir pilot AirAsia QZ8501 kapten Irianto adalah palsu.

"Jangan ikut meresahkan masyarakat. Rekaman itu tak akan boleh bocor, dibocorkan atau disiarkan," kata Ketua Tim Investigasi Mardjono di kantor KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (15/1).

Dosen Teknik Mesin dan Kedirgantaraan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menjelaskan, hasil analisa dari Cockpit Voice Recorder (CVR), baik suara maupun transkrip lengkap, tidak mungkin bocor dan bukan untuk konsumsi publik. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu hasil penyelidikan akhir tim investigasi.

"Tunggu laporan akhir KNKT. Itu (laporan) boleh dibahas dan dibaca secara bebas setelah diterbitkan. Tapi bukan transkrip seluruhnya, suara apalagi. Kenapa seperti itu? karena untuk melindungi supaya tidak ada tafsiran liar," terang Mardjono.

Sebelumnya, sepekan ini santer diberitakan jika rekaman percakapan terakhir kapten pilot Irianto beredar luas. Irianto disebutkan meneriakan, "Allahuakhbar" sebelum akhirnya pesawat jatuh di lautan. Demikian dilansir dari MetroTVNews.

(Nay)
Komentar