Jokowi Sodorkan Komjen Budi Gunawan Jadi Kapolri

Sabtu, 10 Januari 2015 11:45
Jokowi Sodorkan Komjen Budi Gunawan Jadi KapolriKomisaris Jenderal Budi Gunawan @kompas.com

Presiden Joko Widodo mengajukan nama Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kepala Polisi Republik Indonesia kepada DPR, Jumat (9/1). Penunjukan itu dibenarkan oleh anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, "Benar, sudah masuk ke pimpinan DPR pagi tadi," ujarnya.

jokowi-tunjuk-budi-gunawan

Selain Budi Gunawan, sebelumnya beredar 4 nama calon kuat yang akan mengisi posisi Kapolri. Nama-nama itu adalah Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti, Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Dwi Priyatno, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komjen Suhardi Aulius, serta Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Putut Eko Bayuseno.

Penunjukan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri ini mengejutkan beberapa pihak. Sebab pada Juni 2010 lalu, Budi tersangkut kasus rekening gendut. Dari laporan khusus yang dilansir Tempo, Budi menuliskan kekayaannya pada 19 Agustus 2008 sebesar Rp 4,6 miliar.

Jumlah itu melonjak drastis ketika Budi dan anaknya membuka rekening baru dan menyetor masing-masing Rp 29 miliar dan Rp 25 miliar.

Dari laporan kekayaan terakhir pada 26 Juli 2013, Budi Gunawan melaporkan kekayaannya mencapai Rp 22,6 miliar.

Sementara itu, pegiat antikorupsi mengaku kaget atas penunjukan mantan ajudan Megawati tersebut.

"Mendadak sekali, kami tidak habis pikir alasan Jokowi," kata Koordinator Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho yang dihubungi pada 9 Januari 2015. "Ini mimpi buruk para aktivis antikorupsi."

"Kami mungkin akan ajukan gugatan," ucap dia.

(Nay)
Komentar