Pria Tampan Punya Kualitas Sperma Rendah

Selasa, 23 Desember 2014 09:45
Pria Tampan Punya Kualitas Sperma Rendahilustrasi @irishexaminer.com

Tak selamanya menjadi pria tampan itu menyenangkan. Meski memiliki kemudahan memilih pendamping hidup, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa mereka justru memiliki tingkat kesuburan yang rendah.

Penelitian yang dimuat di Journal of Evolutionary Biology ini dilakukan oleh University of Australia. Penelitian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara maskulinitas pria dengan kesuburan.

Tak hanya itu, dengan teknik Phenotype Linked Fertility Hypothesis (PLFH), para peneliti ini juga menemukan fakta bahwa kesuburan berhubungan juga dengan jenis kelamin dan latar belakang budaya.

Dengan teknik tersebut, para peneliti telah mempelajari 62 siswa laki-laki asal Kaukasia dari University of Valencia, dan Spanyol. Semua laki-laki itu diminta untuk tidak melakukan hubungan seks dan diminta melakukan masturbasi selama tiga sampai lima hari.

Sperma mereka kemudian diteliti motilitas dan konsentrasinya. Kemudian sperma tersebut diukur sesuai dengan kriteria Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tak lupa tim ini juga mengambil gambar semua peserta yang kemudian di pindai untuk meminimalkan efek visual gaya rambut.

Peneliti kemudian meminta bantuan para perempuan untuk disuruh memilih foto pria manakah yang ingin nikahi. Dimana hasil dari survei ini nantinya akan digabungkan dengan analisis antropometri yakni pengukuran karakteristik wajah 50 pria tersebut dengan mengukur mata mereka, lebar tulang pipi, dan hidung yang dilakukan peneliti untuk mengetahui fitur maskulin.

Dan hasilnya, setelah dilakukan uji lab, motilitas (gerakan), morfologi (struktur) dan juga konsentrasi sel sperma diketahui berhubungan dengan maskulinitas seorang pria. Namun para peneliti masih belum 100% yakin dan masih mengembangkan penelitian tersebut kembali.

(okta)
Komentar