Islandia Paling Bebas Internet, Iran Terketat, Indonesia?

Jum'at, 19 Desember 2014 21:45
Islandia Paling Bebas Internet, Iran Terketat, Indonesia?ilustrasi @in.com

Layaknya dunia nyata, di dunia internet juga sudah mulai menerapkan hukum. Namun sayangnya hukum-hukum tersebut malah menyebabkan kebebasan internet negara di dunia secara umum menurun dalam empat tahun terakhir.

Melansir dari Mashable, Kamis, (18/12/2014), organisasi pengawas Freedom House pekan lalu, menunjukkan dari 65 negara yang dinilai, 36 di antaranya mengalami riwayat negatif dalam kebebasan internet yang ditandai dengan pemblokiran jejaring sosial, pengawasan online dan serangan cyber.

Laporan yang bertajuk Freedom on the Net 2014 tersebut dilakukan pada rentang setahun mulai dari Mei 2013 sampai Mei 2014 dan menemukan fakta bahwa Iran masih menjadi negara dengan tingkat kebebasan internet paling rendah, meskipun negara tersebut telah berganti Presiden 2013 silam.

peta kebebasan internet dunia 2014

Warga Iran saat ini masih tidak bisa mengakses Twitter dan Facebook. Dibawah pimpinan Presiden Rouhani, pemerintah melarang Iran mengakses jejaring sosial karena dianggap sensitif digunakan melawan pemerintah. Tak tanggung-tanggung, otoritas Iran tak segan untuk menjebloskan warganya.

Tercatat pada Mei 2014 silam, enam kaum muda Iran ditangkap hanya karena merekam tarian lagu Happy milik Pharrell Williams. Tak hanya menerima hukuman kurungan penjara selama enam bulan, mereka pun harus diganjar dengan 91 cambukan.

Suriah menempati posisi kedua negara dengan tingkat kebebasan berinternet rendah yang kemudian disusul oleh Tiongkok, Kuba, Ethiopia dan Uzbekistan. Lantas siapakah negara yang paling bebas di dunia internet?

Jawabannya bukan Amerika Serika, melainkan Islandia. Negara ini juga bisa dikatakan sudah online, sebab 97 persen rumah tangga telah terkoneksi internet.

Menyusul di tempat kedua ada Estonia yang kemudian diikuti oleh Kanada, Australia, Jerman, dan Amerika Serikat. Lantas bagaimanakah dengan Indonesia?

Untuk urusan kebebasan internet, Indonesia masih lebih baik dibandingkan Malaysia dan hanya kalah lebih baik dari Singapura yang menduduki peringkat 29. Freedom House mencatat kualitas kebebasan internet di Indonesia mengalami penurunan di tahun 2013.

Di bawah pimpinan mantan menkominfo Tifatul Sembiring Netizen Indonesia sempat dibikin geram dengan aksi pemblokiran banyak situs yang dinilai mengandung konten negatif. Beruntung peraturan tersebut kini mulai dilonggarkan oleh menkominfo baru Rudiantara.

(okta)
Komentar