Kasus iPhone 5S Melendung di Bogor

Jum'at, 21 November 2014 19:30
Kasus iPhone 5S Melendung di BogoriPhone 5S melendung @inet.detik.com

Kasus kerusakan varian iPhone lawas yakni iPhone 5 dan iPhone 5S hingga kini masih terus bergulir. Apple sendiri mengonfirmasi bahwa varian iPhone 5 dan iPhone 5S yang dijual pada September 2012 hingga Januari 2013 memiliki kekurangan dari segi baterai.

Kali ini seorang pengguna Apple 5S dari bogor mengabarkan bahwa gadget miliknya melendung. Korban yang seorang pengusaha online itu mengungkapkan bahwa iPhone 5S miliknya tiba-tiba melendung tanpa mengalami proses charging sebelumnya.

"Perubahan bentuk mulai terasa saat pagi hari. Tidak lagi dicolok ke aliran listrik, cuma ditaruh di meja. Tetapi semakin sore melendung bagian layarnya dan semakin lama semakin besar," ujarnya, seperti yang dikutip dari Detik.com.

iPhone 5s melendung di bogor

Hingga kini iPhone 5S miliknya masih melendung dan bahkan bagian depan iPhone terlepas dari bazelnya. Namun semua fungsi iPhone miliknya tersebut masih bisa berjalan dengan normal. Sang pemilik yang tak mau disebutkan namanya tersebut tak mau mengambil risiko. Hal ini dikarenakan banyak kasus gadget meledak karena masalah baterai.

"Ternyata benar apa yang sering ditulis di media online bahwa iPhone 5S sering bengkak, hal ini saya alami sendiri," lirihnya.

Phone 5S versi 64 GB berwarna hitam tersebut dibeli korban pada bulan Maret 2014 dengan harga Rp 13 juta. Ia mengaku jarang sekali menggunakan gadget tersebut, hal ini dikarenakan iPhone 5S bukanlah gadget utama korban.

"Pemakaian jarang, saya menggunakan beberapa gadget tapi untuk iPhone 5S ini jarang. Jadi bingung juga, kenapa bisa jadi melendung begini," tandasnya.

(okta)
Komentar