Ternyata Alien Bisa Hidup Tanpa Air Dan Oksigen

Jum'at, 21 November 2014 13:45
Ternyata Alien Bisa Hidup Tanpa Air Dan Oksigenilustrasi @inflexwetrust.com

Selama ini manusia berspekulasi bahwa ekspansi alien ke planet bumi karena tertarik dengan kekayaan oksigen dan air yang berlimpah. Namun pemikiran tersebut akhirnya dipatahkan oleh teori dari Profesor Schulze-Makuc yang berasal dari Universitas Washington.

Lewat eksperimen terbarunya, Profesor Makuc mengungkapkan bila alien mampu bertahan hidup di lingkungan yang ekstrem tanpa air dan oksigen sekalipun. Justru alien bertahan hidup dengan memanfaatkan karbondioksida. Benarkah?

Karbondioksida yang dapat dimanfaatkan oleh Alien untuk bertahan hidup adalah CO2 khusus yang disebut 'karbondioksida superkritikal' yang dapat diubah menjadi air. Jenis CO2 ini terbentuk dari cairan dan gas CO2 di udara yang mencapai batas maksimal suhu dan tekanannya bergabung, jenis gas ini biasa digunakan oleh manusia untuk mensterilkan perlengkapan medis atau proses cuci 'dry cleaning'.

"Saya selalu tertarik dengan kemungkinan makhluk hidup 'spesial' untuk hidup dan beradaptasi dengan lingkungan yang ekstrem yang dipenuhi oleh karbondioksida superkritikal. Tapi, gas CO2 unik tersebut sering dipandang sebelah mata. Padahal karbondioksida superkritikal mempunyai potensi biologis," ujar profesor Makuc, dikutip dari Dailymail.

Profesor Makuc dan timnya menemukan bahwa enzim yang ada di tubuh makhluk hidup, termasuk manusia ternyata lebih stabil dan tidak mati saat terpapar karbondioksida superkritikal. Hal ini dikarenakan beberapa jenis bakteri menguntungkan hidup berdampingan dengan gas karbondioksida superkritikal. Bakteri inilah yang merupakan cikal bakal dari organisme yang lebih kompleks seperti manusia.

Penemuan yang dilakukan oleh Tim ilmuwan Universitas Washington ini tentu membuka pengetahuan terbaru, terutama dalam usaha menemukan alien. Oleh karena itu para peneliti yang biasanya berupaya mencari alien di planet yang mengandung air, kali ini ilmuwan ini berusaha mencari alien di planet tetangga bumi, Venus. Hal ini dikarenakan planet ini berpotensi mengandung gas karbondioksida superkritikal dari atmosfer planet tersebut.

(okta)
Komentar