BBM Naik, Harga BlackBerry Ikutan Naik?

Selasa, 18 November 2014 22:00
BBM Naik, Harga BlackBerry Ikutan Naik?ilustrasi @infospesial.net

Seperti yang diketahui, Presiden Jokowi telah resmi menaikkan harga BBM premium menjadi Rp 8.500 per liter, dari sebelumnya Rp 6.500. Sementara solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. Hal ini tentu memicu kenaikan harga barang-barang kebutuhan lainnya, termasuk smartphone.

Senada dengan menkominfo yang menyatakan amannya tarif selular, perusahaan asal Kanada, BlackBerry juga mengaku tak memiliki rencana menaikkan harga produk buatannya yang dipasarkan di Indonesia.

"Secara harga perangkat kita tidak terkena dampak terlalu besar akibat kenaikan BBM. Kita belum ada kebijakan untuk menaikkan harga produk yang sudah kita pasarkan termasuk BlackBerry Passport yang baru saja kita luncurkan belum lama ini di Tanah Air," ujar Ardo Fadhola, Senior Country Product Manager BlackBerry South East Asia.

Seperti yang diketahui, Blackberry dipasarkan ke seluruh dunia dengan harga dolar Amerika. Ardo Fadhola memastikan pihaknya akan berpatokan kepada dolar Amerika untuk setiap produk BlackBerry, termasuk dengan harga komponen-komponen resminya.

"Komponen kita kan lebih banyak yang menggunakan rate dolar, jadi dari pengalaman yang sudah terjadi kenaikan harga BBM nggak mempengaruhi harga device kita. Tapi kalaupun nilai tukar dolar AS naik kita juga nggak langsung menyesuaikan," ungkap Ardo, seperti yang dikutip dari Liputan6.com.

Berdasarkan kebijakan recommended retail price (RRP) yang diterapkan BLackBerry di Indonesia, harga BlackBerry baik device maupun komponennya telah disesuaikan dengan kebutuhan persentase margin maupun kebutuhan lainnya.

"BlackBerry punya standar harga produk lewat RRP yang ditetapkan ke semua distributor dan retailer resmi. Tapi kalau harga di pasar tradisional mungkin saja ada peningkatan tergantung dari bagaimana mereka memakai jalur distribusinya karena kalau ongkos kan pastinya ikut naik," imbuhnya.

(okta)
Komentar