Tengkorak Unicorn Ditemukan di Slovenia

Senin, 17 November 2014 13:30
Tengkorak Unicorn Ditemukan di SloveniaUnicorn dan tengkorak hewan aneh bertanduk tunggal @dailymail.co.uk

Keberadaan kuda bertanduk alias Unicorn selama ini dipercaya hanya hidup di dongeng pengantar tidur semata. Namun, penemuan baru-baru ini di Slovenia mematahkan anggapan unicorn sebagai hewan mitos.

Menurut laporan Daily Mail pekan lalu, baru-baru ini di Slovenia seekor hewan aneh berhasil ditembak. Sisa tengkorak hewan bertanduk tersebut akan dipamerkan pada bulan Desember depan.

Sementara itu, sang penembak buruan tersebut meyakini hewan yang ia bunuh hanya seekor rusa. Hal ini juga diamini oleh ilmuwan Slovenia, Bostjan Pokorny.

Menurut analisa Pokorny, rusa tersebut terlahir dengan kelainan genetika khusus sehingga hanya memiliki tanduk tunggal seperti unicorn.

Pokorny yang juga asisten direktur dari pusat penelitian ekologi Erico Velenje mengaku kasus rusa bertanduk tunggal adalah kejadian langka yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

"Dalam kasus ini, seekor rusa jantan yang sangat unik dan menarik mempunyai dua buah tanduk yang seharusnya terpisah, tumbuh menjadi satu dengan ukuran yang lebih besar," ujar Dr. Pokorny.

Meski demikian, penemuan rusa bertanduk tunggal juga tidak kalah ajaibnya dengan unicorn yang ada dalam legenda, terang ahli biologi Kip Adams.

Kip menjelaskan, sel-sel pembentuk tanduk rusa adalah yang paling cepat beregenerasi. Sel tersebut akan semakin cepat tumbuh apabila terkena paparan sinar matahari cukup.

Uniknya, untuk mengeras, tanduk rusa membutuhkan waktu enam bulan. Oleh karena itu, Dr Pokorny berpendapat tanduk tunggal rusa tersebut terbentuk secara tidak sengaja sewaktu masih lunak dan menjadi satu saat mengeras.

(Nay)
Komentar