Pria ini Dibayar NASA Rp 200 Juta Hanya Untuk Tidur

Jum'at, 14 November 2014 18:15
Pria ini Dibayar NASA Rp 200 Juta Hanya Untuk TidurAndrew Iwanicki @vice.com

Pekerjaan yang dilakukan oleh Andrew Iwanicki ini mungkin bisa dikatakan pekerjaan paling mudah di dunia dengan penghasilan yang luar biasa. Bayangkan saja, ia hanya perlu berbaring dan bisa menikmati gaji sebesar Rp 200 juta.

Pria yang baru saja dipecat dari pekerjaannya Agustus lalu ini tiba-tiba mendapatkan tawaran dari NASA. Dengan gaji sebesar Rp 200 juta, Andrew hanya perlu berbaring di kasur selama 3 bulan. Tanpa berpikir panjang Andrew langsung menandatangani kontrak kerja tersebut.

"Tempat tidurku di NASA Flight Analog Research Unit di Houston, Texas. Aku dibayar 18,000 dolar untuk berbaring selama 70 hari sementara itu NASA mempelajarinya. Aku sudah di sini selama tiga minggu, dan masih akan di sini tujuh minggu lagi, ujarnya, dikutip dari Oddity Central.

Pekerjaan yang dilakukan oleh Andrew ini merupakan penelitian NASA yang dinamakan CFT 70 (Countermeasure and Functional Testing in Head-Down Tilt Bed Rest Study) yang merupakan bagian dari tiga tahun usaha untuk mempelajari tentang terhentinya pertumbuhan tulang dan otot di luar angkasa. Andrew merupakan orang ke 54 yang melakukan pekerjaan unik ini.

Meski terdengar menyenangkan namun pekerjaan yang dilakukan Andrew tak semudah apa yang kita bayangkan. Andrew mengaku bahwa tinggal di tempat tidur dalam jangka waktu yang cukup lama jauh lebih sulit. Ia tidak terbiasa dengan tidak memiliki aktivitas selama berminggu-minggu. Sebelum melakukan pekerjaan ini, Andrew telah dilatih ketat, dan sekarang ia benar-benar sakit.

Andrew mengatakan, pengalamannya di pusat penelitian sebenarnya jauh dari kata menyenangkan, baru lima hari bekerja, ia telah merasakan sakit di sekitar kepala, leher, dan punggung yang luar biasa. Selain itu dia juga mengalami gangguan tidur dan sistem pencernaannya tidak efektif karena tidak adanya gravitasi. Butuh waktu seminggu untuk mulai terbiasa. Agar tak bosan ia menghabiskan waktunya membaca dan menonton televisi yang telah disediakan di ruang penelitian tersebut.

(okta)
Komentar