Wah Selain Jembatan Gantung Indiana Jones, Banten Juga Punya Jalan Lord of The Ring

Rabu, 12 November 2014 09:30
Wah Selain Jembatan Gantung Indiana Jones, Banten Juga Punya Jalan Lord of The RingJembatan Indiana Jones di Banten @dailymail.co.uk

Buruknya perhatian Pemprov Banten terhadap pembangunan infrastruktur menambah berat beban hidup masyarakat. Bahkan, media internasional juga menyoroti masalah ini.

Direktur Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi menengarai ada yang tidak beres dalam alokasi anggaran APBD 2013 di Provinsi Banten. Pasalnya, anggaran yang tidak tepat sasaran tidak berhasil mengentas jumlah masyarakat dari garis kemiskinan.

"Makanya, tidak salah, rakyat Banten itu banyak yang miskin, fasilitas publik juga minim lantaran, misalnya saja, ada APBD Banten pada tahun 2013 banyak diberikan kepada lembaga-lembaga vertikal sebesar Rp 6.272.000.000," kata Uchok.

Salah satu kasus yang sempat disoroti media internasional adalah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sangiang Tanjung dan Desa Pasir Tanjung, Lebak Banten. Oleh Daily Mail, jembatan ini bahkan dijuluki jembatan mirip 'Indiana Jones' dalam film Indiana Jones and The Temple of Doom.

Selain jembatan Indiana Jones, kali ini muncul jalan yang mirip dalam film Lord of The Ring. Hal ini disebabkan lemahnya pengawasan terhadap upaya pengerukan pasir di wilayah Kota Cilegon, Banten. Akibatnya, jalan yang berada di Desa Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, menjadi curam dan berbahaya.

jalan-tlotr-banten

Untuk diketahui, jalan selebar 2 meter itu memiliki panjang 150 meter dan menjulang setinggi 30 meter.

Sementara di sisi jalan, masih terlihat jelas bekas pengerukan yang menggunakan alat berat. Sejumlah rumah warga juga terlihat tanpa ada pagar pembatas.

"Ini gara-gara dikeruk-keruk. Sudah hampir tiga tahun seperti ini," ujar salah satu warga sekitar yang tidak mau menyebutkan namanya.

jalan-tlotr-banten

Seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengaku takut terjadi lonsor dan mencedarai anak-anaknya. "Takut. Apalagi kalo anak anak lagi pada main, takut kejebros," ujarnya.

Jalan ini merupakan penghubung satu-satunya untuk menuju Kota Cilegon dan Pantai Anyer. Meski demikian, hingga kini belum ada perhatian dari Pemkot Cilegon. Demikian dilansir dari Merdeka, Rabu (12/11).

(Nay)
Komentar