Bulan Purnama Pengaruhi Masa Subur Wanita

Rabu, 29 Oktober 2014 21:00
Bulan Purnama Pengaruhi Masa Subur Wanitailustrasi @shutterstock.com

Secara tak langsung, wanita memang memiliki hubungan dengan bulan, mulai dari istilah datang bulan hingga hubungannya dengan kesuburan yang meningkat pada saat bulan purnama.

Dr Philip Chenette dari Pasifik Fertility Centre di San Francisco mengatakan, "Cahaya alam maksimal yang terjadi saat bulan purnama dapat mempengaruhi produksi hormon melatonin yang terlibat dalam pengaturan siklus bulanan wanita. Ketika produksi hormon tersebut maksimal, maka produksi telur wanita pun juga akan maksimal dan membuat mereka menjadi lebih subur,"

Dr Philip telah meneliti lebih dari 8.000 wanita dari seluruh dunia melalui sebuah data anonymous dari aplikasi smartphone yang biasa digunakan wanita untuk mengetahui masa suburnya. Dari penelitian ini ia menemukan hubungan yang jelas antara waktu siklus bulanan mereka dan fase bulan dimana kesuburan wanita dimuali sejak 11 hari sebelum bulan purnama hingga dua hari setelahnya.

"Awalnya saya menyadari sebuah fakta kesehatan unik yang terjadi dalam siklus reproduksi seorang wanita. Saya mengamati bahwa siklus wanita terjadi hanya selama 28 hari dan kemudian berulang terus setiap bulannya dengan waktu subur yang terjadi saat bulan purnama. Kemudian saya mengaitkan dengan pola hidup manusia jaman dahulu yang lebih banyak tinggal di luar ruangan dan terekspos cahaya bulan secara maksimal. Sehingga fenomena itulah yang membuat saya melakukan penelitian medis ini." ujarnya, dikutip dari Dailymail.co.uk.

(okta)
Komentar