Putra Sulung Presiden Jokowi, Gibran Marah Diberitakan 'Anak Haram'

Rabu, 22 Oktober 2014 11:15
Putra Sulung Presiden Jokowi, Gibran Marah Diberitakan 'Anak Haram'Presiden Jokowi beserta anggota keluarga @antaranews.com

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo meradang kepada media yang menyebutnya sebagai anak haram.

Pernyataan tersebut Gibran sampaikan ketika mendampingi sang ayah sesaat sebelum menuju gedung MPR/DPR pada Senin (20/10). Saat itu Presiden Jokowi menyempatkan memperkenalkan anggota keluarganya. Saat tiba giliran Gibran, ia langsung menyampaikan kekesalannya atas pemberitaan dirinya selama ini.

Pemberitaan tidak mengenakan itu berkembang sebab Gibran tidak pernah terlihat mendampingi sang ayah selama masa kampanye.

"Saya bukan pengangguran. Saya punya kerjaan. Kalau saya ikut Bapak terus, berarti saya pengangguran. Saya kan kerja, saya sempat dikatain anak haram karena tak pernah ikut kampanye. Kalian (media-Red.) lihat aktivitas saya sendiri, kalau saya sibuk karena kerjaan," tandas Gibran seperti dikutip Metro TV News (20/10).

Gibran yang biasanya acuh tampak meluapkan emosinya karena diberitakan sebagai anak tidak resmi dari Presiden Jokowi. Selain itu, ia menegaskan tidak mendompleng nama ayahnya dan memiliki kesibukan lain.

"Ini biar jelas, wong saya punya pekerjaan. Kemaren ada media tak jelas nyebut saya anak haram. Saya kerja dari pagi sampai pagi lagi, jadi tak ada waktu buat ikut bapak saya terus," tukasnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi memiliki tiga orang anak, yaitu Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep.

(Nay)
Komentar