Waria Mayang Prasetyo Pasang Tarif Rp 6 Juta/Jam

Selasa, 07 Oktober 2014 19:45
Waria Mayang Prasetyo Pasang Tarif Rp 6 Juta/JamMayang Prasetyo @facebook.com/mayang prasetyo
Waria asal Indonesia, Mayang Prasetyo alias Febri Andriansyah menjadi sorotan media Indonesia dan asing. Mayang Prasetyo mendapat sebutan sebagai 'Waria Kelas Atas', dan memasang tarif US$ 500 per jam atau sekitar Rp 6 juta untuk sekali berhubungan.

Mayang Prasetyo (28) menjadi sorotan karena dibunuh, dimutilasi bahkan direbus kekasihnya di Teneriffe, Queensland, Australia. Potongantubuhnya ditemukan berserakan di apartemen yang dia tempati bersama suaminya, Marcus Peter Volke (28). Sebagian tubuh Mayang ditemukan dalam keadaan direbus dan dalam oven.

Dikutip dari Dailymail (6/10), Volke yang memiliki profesi koki di kapal pesiar berniat mengakhiri hidupnya dengan menggorok lehernya sendiri di dekat tong sampah, 100 meter dari tempat tinggalnya.

Mayang ternyata sudah populer di Australia, dirinya bekerja di sebuah klub kabaret bernama Le Femme Garcon, yang semua anggotanya transgender, di kawasan Melbourne.

Mayang sering mempromosikan dirinya di Facebook dan situs pribadi, sejak 2011. Courier Mail menyebutkan jika Mayang merupakan salah satu waria berkualitas, dan dalam sebuah iklan dirinya disebutsebagai 'High-Class Asian Shemale (Waria Kelas Atas Asia)'.

"Pilih saya sebelum terlambah," tulis sebuah iklan Mayang. "Lebih cantik aslinya. Tubuhnya sangat bagus dan seksi untuk dinikmati," isi iklan lainnya.

Mayang bertemu Peter Volke di sebuah kapal pesiar tempat bekerja Volke. Pada 2013, keduanya memutuskan untuk nenikah, dan Mayang pindah ke rumah Volke di Brisbane. Ironisnya, hidup Mayang berakhir di tangan Volke, yang juga dikenal sebagai pendukung kampanye anti-kekerasan.
(ec)
Komentar