Dibanding Peminum Teh, Peminum Kopi Lebih Sukses dan Bahagia

Jum'at, 03 Oktober 2014 20:00
Dibanding Peminum Teh, Peminum Kopi Lebih Sukses dan Bahagiailustrasi @careeraddict.com

Kopi memang terbukti banyak memberikan efek positif bagi penikmatnya. Tak hanya manfaat kesehatan, ternyata kopi juga berpengaruh terhadap psikologis dan baru-baru ini dikatakan bahwa peminum kopi lebih bahagia, humoris dan berpenghasilan lebih tinggi dari peminum teh.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Katrina Webb untuk Nescafe Alegria dalam rangka Hari Kopi Internasional telah meneliti 2.000 pelanggan merek kopi dunia ini di Inggris. Melalui kuisioner secara online, ditemukan sebanyak 53.30% peminum teh dan 46-70% peminum kopi.

Dari survei tersebut mereka juga ditanyai berapa jumlah penghasilan mereka per tahun dan ditemukan data bahwa peminum kopi berpenghasilan lebih dari 28.000 poundsterling atau sekitar Rp 549 juta per tahun dengan posisi manager menengah.

Dari hasil survei ini juga terungkap bahwa peminum kopi senang menghabiskan waktunya berselancar di internet saat bekerja. Namun Webb tak dapat memastikan apakah kopi membuat orang berpandangan lebih jauh ke depan.

Sedangkan dari survei tersebut peminum teh diketahui berpenghasilan 26.000 pounsterling atau sekitar Rp 510 juta per tahun. Mereka lebih merasa dirinya sebagai bagian dari tim tetapi cenderung suka menggoda bos. Mereka lebih sering menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang di luar kantor.

Lebih lanjut diketahui bahwa Peminum teh juga cenderung suka bergossip dengan teman kerja, meski demikian mereka merupakan tipe pekerja yang rajin dan terbukti lebih jarang terlambat masuk kantor. Mereka juga lebih suka tinggal lebih lama setelah jam kantor, dua kali dalam minggu kerja biasa.

(okta)
Komentar