Fast Food Bisa Bikin Bodoh

Rabu, 01 Oktober 2014 10:15
Fast Food Bisa Bikin Bodohilustrasi @svit24.net

Belakangan, restoran makanan cepat saji semakin menjamur keberadaannya. Meskipun pakar kesehatan telah banyak melarang konsumsi fast food ini, makanan seperti burger, kentang goreng dan daging olahan masih banyak diminati banyak orang.

Ternyata, selain memiliki efek buruk terhadap kesehatan dan lingkar pinggang Anda, para peneliti juga menemukan fakta bahwa konsumsi fast food berlebih mampu mempengaruhi kerja otak manusia.

Dr. Annet Nyaradi seorang peneliti dari University of Western Australia mengatakan bahwa mengonsumsi kentang goreng, daging olahan dan minuman ringan secara rutin saat usia 14 tahun, maka saat usia 17 tahun fungsi otak akan terganggu dan menyebabkan penurunan fungsi hippocampus yang mempengaruhi sistem kerja otak seperti kemampuan mental, visual, pembelajaran dan memori.

Kesimpulan tersebut didapatkan dari hasil pengamatan terhadap 602 anak-anak dari Western Australian Pregnancy Cohort Study yang mengatakan bahwa tingkat omega 6 dan asam lemak dalam makanan yang digoreng terbukti mampu menyebabkan penurunan sistem kerja otak. Dimana jalur fungsi metabolisme yang baik adalah seimbangnya rasio asam omega tiga dan omega enam asam lemak 1:1. Sedangkan rasio pada makanan cepat saji tersebut bergeser menjadi 01:20 atau 01:25.

"Masa remaja merupakan periode kritis untuk perkembangan otak. Ada kemungkinan bahwa pola makan yang buruk merupakan faktor risiko yang signifikan selama periode ini," ujar Dr. Nyardi, dikutip dari Dailymail.

Dr. Nyardi juga mengatakan bahwa mereka yang mengonsumsi banyak buah dan sayur hijau memiliki kinerja kognitif yang positif. Hal ini dikarenakan kandungan mikronutrien dari sayuran berdaun hijau mampu meningkatkan kerja kognitif otak. Asupan sayuran hijau sangat dibutuhkan pada masa tumbuh kembang anak. Hal ini melibatkan dalam pembelajaran dan memori yang meningkatkan volume selama masa remaja.

(okta)
Komentar