Dale Decker, Pria Dengan 100 Kali Orgasme Sehari

Selasa, 23 September 2014 13:45
Dale Decker, Pria Dengan 100 Kali Orgasme SehariDale Decker beserta istrinya, April @News.com.au

Seorang pria bernama Dale Decker harus berjuang melawan orgasme. Tidak seperti pria pada umumnya, Decker mengalami orgasme hingga 100 kali dalam sehari.

Decker menyebut apa yang dialaminya sebagai kutukan dan tertekan dengan kondisinya. Menurut pemeriksaan medis, pria 37 tahun itu menderita Persistent Genital Arousal Syndrome (PGAS).

Ayah dua anak itu pertama kali merasakan orgasme tidak biasa ketika terjatuh tepat di bagian punggungnya. Saat dalam perjalanan pulang, Decker mengalami lima kali orgasme tanpa sebab.

"Bayangkan saja, ketika sedang berlutut di pemakaman ayahmu. Saat di samping peti matinya nya untuk mengucapkan selamat tinggal, tiba-tiba Anda mengalami sembilan kali orgasme. Sementara seluruh keluarga Anda berdiri di belakang," jelas dia, dikutip dari News.com.au, Selasa (23/9).

"Ini membuat Anda tidak pernah ingin memiliki orgasme selama hidup. Tidak ada yang menyenangkan, meskipun mungkin secara fisik terlihat baik-baik saja. Anda benar-benar muak dengan apa yang terjadi," sambung Decker.

decker-orgasme

Akibat kondisi yang ia alami, Decker menuturkan sangat terbebani. Ia bahkan takut keluar rumah sebab tidak ada tempat yang aman untuk orgasme.

Tekait kondisi orgasme Decker yang tidak normal, Dr Dena Harris, seorang ginekolog di New York City mengatakan, jika decker membutuhkan bantuan. Jika tidak, sesuatu yang lebih buruk bisa terjadi.

"Dale jelas menderita, dan saya yakin ada beberapa orang yang akan mengatakan bahwa ini hanya sugesti saja. Tapi itu tak benar, apa yang dialaminya adalah kondisi medis yang serius, dan saya hanya berharap ia mendapat bantuan yang sangat dibutuhkannya.

"Menjadi terangsang bisa menjadi hal yang indah, tapi ini tidak seperti gairah, itu bahkan bukan secara seksual," tambah dokter lainnya, Dr Harris.

"Ini adalah kejang menghebohkan dan dapat sangat menyakitkan. Bunuh diri kadang jadi pilihan, ketika orang menderita kondisi ini (orgasme berlebih). Mereka merasa seakan tak punya cara lain untuk menghindarinya," ungkap Dr Harris.

(Nay)
Komentar