Diduga Identitas Palsu, Facebook Tolak Wanita Bernama Nahooikaikakeolamauloaokalani

Sabtu, 20 September 2014 21:45
Diduga Identitas Palsu, Facebook Tolak Wanita Bernama NahooikaikakeolamauloaokalaniNama Asli Silva Ditolak Facebook @huffingtonpost.com

Penerapan kebijakan "always know who you're connecting with," yang bertujuan membantu pengguna untuk "keep our community safe." pada jejaring sosial Facebook membuat para penggunanya harus memakai nama asli untuk akun mereka.

Hal ini membuat Silva, wanita 29 tahun ini merasa sakit hati. Pasalnya, wanita yang bernama lengkap Nahooikaikakeolamauloaokalani Silva ini di duga menggunakan nama palsu.

"Saya bangga menjadi orang Hawaii, yang ingin bisa menampilkan nama asli pemberian orangtuanya," ujar Silva sesaat setelah Facebook menyarankan SIlva untuk mengganti namanya.

Nama terebut didapatkannya dari nenek buyut Silva yang merupakan penduduk asli Hawai, arti nama Nahooikaikakeolamauloaokalani sendiri adalah "menjadi kuat dengan kekuatan dari surga."

"Kami selalu meminta pengguna memakai identitas asli mereka pada profil Facebook. Kami juga memahami bahwa identitas asli seseorang tidak harus sama dengan nama yang tertera pada dokumen resminya. Oleh karena itu kami menerima bentuk lain identifikasi," ujar Andrew Souvall, juru bicara Facebook, dikutip darihuffingtonpost.com.

Kebijakan ini membuat Silva merasa dirugikan, bahkan ia sempat memposting akta kelahiran aslinya untuk membuktikan bahwa nama tersebut merupakan nama aslinya. Melihat hal tersebut pihak Facebook setuju untuk melakukan pembicaraan, setelah sejumlah komunitas mengancam akan menggelar demonstrasi di depan kantor Facebook di San Francisco.

(okta)
Komentar