Kuil Shaolin Buka 2 Lowongan Posisi Humas

Selasa, 09 September 2014 18:15
Kuil Shaolin Buka 2 Lowongan Posisi HumasBiksu di Kuil Shaolin, China @stevemccurrystudios.tumblr.com

Kuil Buddha membuka lowongan untuk mengisi kekosongan di tubuh Shaolin. Ya, kuil Buddhis yang terkenal dengan bela dirinya tersebut membutuhkan dua ahli di bidang hubungan masyarakat (Humas).

Bagi pelamar yang berminat tidak perlu minder jika tidak menguasai bela diri ataupun bukan seorang vegan alias vegetarian. Syarat utamanya hanya dua, yakni mahir berbahasa Inggris serta piawai bermedia sosial.

Iklan tersebut disebar secara viral online oleh kuil yang berumur 1.500 tahun tersebut. Iklan itu lantas menarik ratusan peminat yang ingin mengisi kekosongan kuil Shaolin karena dianggap mewakili institusi agung yang memiliki perjalanan sejarah budaya panjang.

Menurut media di China, tak kurang dari 300 orang dari berbagai latar belakang akademik dan profesi antusias mengirimkan lamaran. Umumnya mereka dari eksekutif kehumasan, profesional media, maupun lulusan baru dari universitas ternama. Tak hanya pria, namun pelamar wanita juga mengirimkan lamaran.

Hal ini merupakan inovasi Kepala Kuil Shi Yongxin yang berjiwa bisnis. Dengan memanfaatkan ketenaran Shaolin, Shi dianggap mengkomersilkan cagar budaya tersebut. Namun Shi berkilah, menurutnya, apa yang ia lakukan adalah mempertahankan pemikiran dan budaya Buddhisme dengan jalur promosi yang lebih modern.

Shi yang menjabat sejak 1990-an bahkan mengancam pihak-pihak yang menggunakan nama Shaolin untuk keperluan komersil. Seperti film bertemakan Shaoilin yang dibintangi Stephen Chow pada 2001, yaitu Shaolin Soccer.

Di bawah kepemimpinan Shi, kini Shaolin membukakan pintu untuk menerima murid asing. Adapun latihan secara intensif dilakukan satu belan penuh. Selain itu, Shaolin juga memiliki laman website khusus dan resmi.

Shi menggunakan pemasukan tersebut untuk berbagai hal, seperti biaya renovasi toilet kuil yang difasilitasi pesawat televisi. Atas hal tersebut, Shi kembali mengundang kritik. Nantinya Humas yang baru akan diplot untuk menjawab segala kritikan yang dialamatkan padanya.

Selain menguasai bahasa Inggris dan mengerti media sosial, calon pelamar lebih diutamakan yang mengerti pemikiran Zen dan warisan budaya.

Namun ditegaskan jika jabatan Humas tersebut bukan posisi yang glamor. Karena bagaimanapun juga, Kuil Shaolin memiliki reputasi baik sebagai kuil kuno yang menjaga budaya.

"Jika Anda bekerja untuk kuil Shaolin, Anda harus mampu menangani kesepian," ujar sumber yang telah berkerja di kuil selama bertahun-tahun.

"Kebanyakan anak muda pasti akan menganggap hal ini membosankan," tambahnya. Demikian diberitakan dari Tribunnews, Senin (8/9).

(Nay)
Komentar