Langgar Gencatan Senjata, Serangan Udara Israel Tewaskan 3 Warga Gaza

Rabu, 20 Agustus 2014 10:45
Langgar Gencatan Senjata, Serangan Udara Israel Tewaskan 3 Warga GazaSerang udara Israel ledakan gedung di Gaza @foxnews.com

Tiga warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang diluncurkan ke Gaza, Selasa (19/8). Serangan berdarah tersebut sekaligus mengakhiri kesepakatan perpanjangan gencatan senjata 24 jam yang sebelumnya difasilitasi Mesir di Kairo yang sedianya berakhir Rabu (20/8/2014) pukul 04.00 WIB.

Menurut pejabat kesehatan, sedikitnya 40 orang luka parah akibat serangan mendadak tersebut.

"Serangan itu menewaskan seorang bocah perempuan dan melukai 15 orang yang lain," kata juru bicara layanan darurat Gaza City, Ashraf al-Qudra

Israel beralasan, serangan udara tersebut sebagai bentuk respon terhadap serangan tiga roket Hamas yang mendarat di Israel. Namun Hamas membantah kelompoknya telah menembakan roket tersebut, Hamas justru menuding Israel bermaksud menyabotase perundingan gencatan senjata di Kairo.

"Kami tidak memiliki sedikitpun informasi bahwa pejuang kami telah menembakan roket ke wilayah Israel. Serangan yang kali ini Israel lakukan hanya bertujuan untuk menyabotase perundingan di Kairo," ujar juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri pada AFP, Selasa (19/8).

Hingga saat ini serangan masif yang dilancarkan Israek ke Gaza sejak 8 Juli 2014 telah menewaskan sekitar 2000 orang, mayoritas di antaranya adalah anak-anak dan wanita. Sementara di pihak Israel, dilaporkan 67 orang tewas, dan 3 diantarnya adalah penduduk sipil.

Perundingan untuk mengakhiri serangan antara Israel dan Hamas yang beberapa kali digagas Mesir sering mengalami kegagalan karena tidak menemukan kesepakatan.

(Nay)
Komentar