Derita Cataplexy, Wanita ini Kejang Hingga Kolaps Jika Orgasme

Selasa, 19 Agustus 2014 20:30
Derita Cataplexy, Wanita ini Kejang Hingga Kolaps Jika OrgasmeIlustrasi @redbookmag.com

Seorang perempuan asal Birmingham, Inggris mengalami kondisi fungsi organ yang langka. Dirinya rentan kejang-kejang hingga tak sadarkan diri ketika mengalami emosi sangat kuat, termasuk saat mengalami orgasme kala bercinta.

Anita, perempuan 45 tahun ini disebutkan mengalami gejala cataplexy. Gangguan tersebut terutama menyerang fungsi otak dan memicu kejang-kejang setiap kali pengidapnya mengalami emosi kuat.

Dua tahun silam Anita sempat mengalami kejang hebat saat orgasme. Sejak saat itulah ia memutuskan tidak memiliki pasangan seks.

Selain itu, tawa dan juga kesedihan turut memicu cataplexy kembali kambuh. Oleh karenanya, Anita tidak pernah menonton film sedih dan juga film komedi favoritnya karena bisa membahayakan hidupnya.

"Film yang menyedihkan, lelucon, bisa membuat saya kolaps. Bercanda dengan saudara saya, saya kejang," keluhnya.

Cataplexy sendiri merupakan pathognomonic atau karakteristik dari gangguan narkolepsy, yakni gangguan yang membuat seseorang mudah tertidur. Cataplexy ditemukan pada 50-90 persen pasien narkolepsy, dikutip dari Patient.co.uk, Senin (18/8).

Serangan ini umunya bisa berlangsung beberapa detik namun juga beberapa menit. Selama serangan berlangsung, pengidap biasanya akan mengalami pandangan menjadi kabur namun indra yang lain seperti pendengaran dan sentuhan tetap berfungsi dengan baik.

(Nay)
Komentar