Hamas dan Israel Sepakat Gencatan Senjata Diperpanjang 24 Jam

Selasa, 19 Agustus 2014 09:30
Hamas dan Israel Sepakat Gencatan Senjata Diperpanjang 24 JamWarga Palestina di Jalur Gaza @cbc.ca

Perundingan gencatan senjata antara Hamas dan Israel menemukan jalan keluar. Keduanya sepakat memperpanjang gencatan senjata sementara selama 24 jam. Perundingan tersebut di fasilitasi Mesir untuk mengakhiri konflik di Palestina.

''Hamas menegaskan perpanjangan itu tetapi menyalahkan Israel atas "sikap keras kepala" dalam perundingan yang melelahkan,'' tulis laporan kantor berita AFP.

Gencatan senjata tersebut merupakan lanjutan dari gencatan senjata lima hari yang telah berakhir pada Senin malam, waktu setempat.

"Kedua pihak telah sepakat untuk 24 jam gencatan senjata mendatang," kata pejabat dari delegasi Palestina di Kairo, dilkutip oleh berita resmi Mesir, MENA.

Pertemuan tersebut lebih terpusat pada proposal Mesir untuk memenuhi sejumlah tuntutan Palestina, seperti meringankan blokade Gaza, namun juga sekaligus menunda tuntutan lain yang berpotensi menghambat kesepakatan.

Sementara Hamas masih bersikukuh tidak akan memperpanjang gencatan senjata, mereka menuntut konsesi dari Israel setelah agresi militer selama lebih dari empat pekan sejak Juli dan Agustus.

"Perundingan-perundingan telah menghadapi kesulitan karena pendudukan sangat keras kepala, dan perpanjangan 24 jam datang sebagai hasil dari permintaan mediator agar memiliki kesempatan lain," tulis pejabat senior Hamas Ezzat al-Rishq di Twitter.

Saat ini kelompok gerilyawan berada dalam tekanan dari Presiden Palestina Mahmud Abbas maupun Mesir, yang berbatasan dengan Gaza di barat.

(Nay)
Komentar