Desa Inakadate Jepang Ubah Sawah jadi Lukisan dengan Padi Warna-warni

Sabtu, 26 Juli 2014 10:00
Desa Inakadate Jepang Ubah Sawah jadi Lukisan dengan Padi Warna-warniSeni lukis sawah Inakadate @odditycentral.com
Desa Inakadate, dekat kota Hirosaki, perfektur Aomori, Jepang berhasil mengubah sawah menjadi sebuah seni lukis yang luar biasa.

Bertani adalah sumber penghidupan di Inakadate selama ratusan tahun. Desa ini memiliki luas lahan yang melimpah dengan jumlah pendudukhanya setengah dari desa ini.

Awal 1990, ada arkeolog yang menemukan jika bibit beras di Inakadate sudah berusia lebih dari 2 ribu tahun. Untuk merayakan hal ini, kelebihan beras di sana digunakan untuk membuat seni melukis dengan menggunakan padi yang ditanam, hal ini juga bertujuan untuk menarik turis. Pada tahun 1993, digelartur panen untuk turis yang ingin merasakan memanen beras secara tradisional.

Akhirnya dibuat karya seni melukis di sawah belakang balai kota. Kemudian kesenian ini menjadi tradisi dan ekonomi Inakadate.

Untuk membuat lukisan di sawah, petani menggunakan beberapa beras warna-warni yang alami tanpa menggunakan warna buatan. Hijau berasal dari padi jenis Tsugaru Roman, padi putih dari Yukiasobi, kemudian merah dari Beniasobi, serta beberapa jenis padi kuno lainnya yang memiliki warna ungu dan kuning.

Untuk menghasilkan gambar yang sempurna perlu dilakukan penanaman secara manual. Lukisan di sawah ini menampilkan beberapa selebriti dunia, anime, hingga lukisan kuno Jepang.



Seni melukis di sawah digelar setiap Juni hingga September setiap tahun. Kini, ada beberapa desa lain yang ikut menggelar seni lukis sawah ini.
(ec)
Klik foto untuk melihat ukuran besar
Komentar