Vivagel, Kondom Penangkal HIV

Jum'at, 25 Juli 2014 22:45
Vivagel, Kondom Penangkal HIVilustrasi kondom @scilogs.com

Para produsen alat kontrasepsi terus berlomba-lomba menciptakan alat kontrasepsi yang tak hanya mencegah kehamilan namun juga penyakit seks menular seperti HIV dan herpes.

Starpharma, sebuah perusahaan bioteknologi asal Australia telah menciptakan alat kontrasepsi yang diklaim bisa menangkal HIV. Alat kontrasepsi yang berupa kondom tersebut dinamai VivaGel. Kondom ini terbukti efektif bisa me-non-aktifkan virus HIV, herpes, juga human papilloma virus (HPV).

Kemampuan menangkal HIV, herpes dan HPV pada kondom tersebut terletak pada lubrikan yang berbentuk gel yang mengandung senyawa aktif. Senyawa tersebut didesain mampu menangkal transfer infeksi seksual karena mengandung astodrimer sodium 0,5 persen, obat antimikroba non-antiobotik yang didesain khusus untuk menyerang HIV.

Vivagel telah mendapatkan sertifikat dari Badan Pengawas Obat-Obatan Australia. Kondom tersebut akan dipasarkan beberapa bulan lagi, menunggu proses perizinan produksi massal. Dengan diproduksinya Vivagel secara massal, diharapkan kondom ini bisa mengurangi bahaya penularan HIV serta penyakit menular seksual lainnya, sekaligus mengurangi risiko kehamilan yang tidak diinginkan.

Kehadiran Vivagel merupakan jawaban atas tingginya penularan penyakit seksual di Australia. Data Starpharma menyebutkan laju infeksi HIV di Australia tumbuh 12 persen dalam satu tahun terakhir, sedangkan penyakit herpes kelamin yang disebabkan oleh virus herpes simplex, menyerang 1 di antara 8 penduduk Australia berusia 25 tahun ke atas.

Seperti yang dikutip dari Daily Mail, Peter Caroll, dari Ansell, perusahaan farmasi yang bekerja sama dengan Starpharma dalam produksi VivaGel mengatakan, "Yang membuat hal tersebut berbahaya karena banyak dari pengidap PMS tidak sadar mereka mengidap penyakit menular seksual dan akhirnya menularkan pada pasangannya melalui hubungan seks yang tidak aman."

(okta)
Komentar