Ahmad Dhani Ditagih Janji Potong Kemaluan

Jum'at, 25 Juli 2014 11:15
Ahmad Dhani Ditagih Janji Potong KemaluanAhmad Dhani @tribunnews.com
Puluhan orang memekikkan kata "Potong! Potong!", "Ahmad Dhani jangan banci!" di depan rumah Ahmad Dhani di Jalan Pinang Mas III, Pondok Indah, Kamis (24/7/2014) sekitarpukul 13.55 WIB.

Kelompok berjumlah kurang lebih 25 orang itu membawa spanduk bertuliskan "Potong, potong, potong", "Menagih janji Ahmad Dhani," "Buktikan doooong", dan lainnya.

[BACA: Jika Jokowi Menang, Ahmad Dhani Akan Potong Kemaluan?]

Mereka sengaja mendatangi rumah Dhani untuk menagih nazar pentolan Dewa itu akan potong kemaluannya jika Prabowo kalah dari Jokowi. Kelompok orang yang berkemeja kotak-kotak ini mengaku Relawan Tuna Rungu (Deaf).

Aksi mereka hanya berlangsung 10 menit karena aparat kemanan langsung membubarkannya. "Tolong segera bubar! Ini wilayah pemukiman," ujar aparat seperti dikutip metrotvnews.com.

Dhani sendiri tidak menampakkan batang hidungnya. Rumahnya yang bercat hitam dan berpagar tinggi itu terkunci rapat. Tak ada satu pun penghuninya yang keluar dan menghadapi pendemo.

Saat itu Ahmad Dhani sedangmenyambangi Dewan pers untuk menuntut 17 media karena memberitakan potongan gambar rekayasa itu.

Beberapa minggu lalu di dunia maya beredar screenshot tweet Ahmad Dhani. Tweet itu berbunyi, "Saya akan potong kemaluan saya jika Jokowi bisa menang dari Prabowo Subianto! Itu sumpah saya!"

Kemudian sehari sebelum pengumuman KPU, Dhani mengkonfirmasi jika screenshot tweet itu bukan buatannya, alias hoax.

[BACA: Ahmad Dhani Bantah Janji Potong Kemaluan, Sejumlah Media Dilaporkan Dewan Pers]

"Ada orang yang mengedit tweet saya, dipalsukan. Buat apa juga saya ngetweet kayak begitu," kata Dhani di Gedung Dewan Pers, Jakarta, 21 Juli 2014. Kicauan Dhani di Twitter terbukti merupakan hasil rekayasa, dan editan.
(hdk)
Komentar