Tips Membuat Parcel Unik

Jum'at, 25 Juli 2014 08:15
Tips Membuat Parcel UnikIlustrasi parcel @tokoparcelonline.blogspot.com

Selain identik dengan mudik, lebaran juga tak bisadipisahkan dari parcel. Anda bisa dengan mudah mendapatkan parcel yang sudah dikemas cantik dengan mudah. Namun membeli yang sudah jadi kandang juga berisiko, beberapa penjual curang dilaporkan menjual barang-barang kedaluwarsasebagai parcel.

Untuk menghindari hal tersebut dan untuk menyalurkan kreativitas Anda, tak ada salahnya membuat parcelsendiri. Menyusun parcel memang gampang-gampang susah, berikut ini tips serta langkah-langkah membuat parcel unik:

1. Menentukan Tema Parcel

Karena momen lebaran, maka temanya yang bisa Anda pilih adalah tema lebaran. Dengan menentukan sebuah tema, Anda bisa menyiapkan isi parcel dan kemasan serta pernak-pernik pendukung yang sesuai dengan tema Anda.

2. Menentukan Isi Parcel

Setelah menentukan tema yaitu lebaran, maka kategori makanan yang dapat kita masukkan bisa berupa buah kurma dalam kemasan, sirup, kue kering dalam kemasan, dan aneka makanan. Bila Anda ingin membuat parcel barang, maka Anda bisa memilih pakaian, sarung, baju koko, mukena, jilbab, Al-Quran dan sebagainya.

3. Pengemasan

Dalam pembuatan parcel, Anda memerlukan sebuah keranjang untuk meletakkan isi parcel. Ada beragam jenis keranjang parcel yang bisa Anda dapatkan dengan mudah, seperti keranjang yang terbuat dari anyaman bambu, tikar mendong, tikar pandan dan lain sebagainya. Perhitungkan lebar, kedalaman, desain dan warna keranjang Anda, agar isi parcel bisa tertampung di dalamnya.

4. Persiapkan peralatan menyusun parcel

Sebelum menyusunnya, Anda perlu menyiapkan peralatan untuk menyusun parcel seperti, gunting, cutter, pisau, tang pemotong kawat, pelubang kertas, perekat seperti seperti lem, selotape, jarum, kawat, paku dan lain sebagainya.

5. Mulai menyusun parcel

Sebelumnya Anda harus menyusun filling yang berguna sebagai pengganjal keranjang parcel untuk mengimbangi kedalaman keranjang terhadap isi parcel, agar isi parcel tidak tenggelam ke kedalaman keranjang, sehingga tidak terlihat atau hanya terlihat bagian atasnya saja pada waktu dikemas.

6. Tentukan bahan lining

lining berfungsi sebagai alas untuk meletakkan isi parcel. Lining bisa berupa kertas berwarna, atau kain baik yang bemotif maupun polos. karena akan terlihat dari luar, Anda perlu memilih lining yang terbuat dari bahan yang baik. Lining ini juga berfungsi menutupi filling, apabila bahan filling kurang baik untuk ditampilkan.

7. Mulai Menata isi paket parcel

Susunlah sedemikian rupa hingga isi parcel terlihat tersusun secara simetris. Untuk jenis parcel makanan, usahakan agar jenis makanan yang ada di dalam parcel tersebut tampak dari luar, sehingga bisa dikenali oleh siapapun yang melihatnya. untuk parcel barang misalkan mukena, Anda tidak perlu menampilkan seluruh bagian mukena misalnya, namun bisa hanya menampilkan pada bagian untuk kepalanya.

8. Mendesain topping

Setelah semua isi paket parcel, langkah terakhir adalah mendesain topping atau bagian penutup parcel. Topping merupakan tahap wrapping atau pembungkusan, dimana biasanya menggunakan plastik bermotif untuk penutup. Sekarang desainlah topping menjadi semenarik mungkin. Gunakan plastik yang mempunyai ukuran ketebalan sedang. Plastik yang terlalu tipis bisa membuat kemasan cepat sobek dan juga dapat merusak isi parcel. Sedangkan, plastik yang terlalu tebal bisa menghalangi pandangan untuk melihat isi parcel.

(okta)
Komentar