Igor Strelkov, Dalang Penembakan Malaysia Airlines MH17

Senin, 21 Juli 2014 13:00
Igor Strelkov, Dalang Penembakan Malaysia Airlines MH17Igor Strelkov @businessinsider.com

Tokoh separatis pro-Rusia, Igor Strelkov, menjadi sorotan dunia setelah mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab menembakan rudal ke pesawat Malaysia Airlines MH17, Kamis (17/7/2014) lalu.

Diberitakan jika para pemberontak salah mengira telah menembak jatuh pesawat kargo angkatan darat di lokasi jatuhnya MH17 tertembak yang menewaskan hampir 300 jiwa.

Igor yang berposisi pejabat tinggi Republik Rakyat Donetsk itu menyebut, kelompok separatis ini secara tak sengaja menembak MH17, karena awalnya diyakini sebagai pesawat kargo angkatan darat Ukraina.

dalang-peledakan-mh17

Tokoh pemberontak ini terlahir sebagai Igor Girkin di tahun 1970 dan dibesarkan di Moskwa. Ia memiliki ambisi mengembalikan kedigdayaan Rusia.

Selama karir kemiliterannya, Igor dikenal tegas dan tanpa kompromi terutama dengan negara Barat.

Sejumlah laporan intelijen pun menyebutkan ia adalah mantan agen di Direktorat Intelijen Utama Rusia. Igor muncul sebagai pemimpin kelompok pemberontak bersenjata selama konflik di Crimea berlangsung, awal tahun ini.

Ia mendirikan markas di di kota Slaviansk, tempat di mana ia dituduh mencuri, menyiksa, dan membunuh politisi lokal Ukraina dan seorang mahasiswa berusia 19 tahun.

Dalam klaimnya bertanggung jawab atas penyerangan MH17 melalui media sosial Rusia, VK, Igor mengatakan, "Kami baru saja menembak sebuah pesawat AN-26 di dekat Torez. Pesawat itu jatuh di sekitar area tambang," tulis sebuah akun di VK yang diyakini adalah milik Igor.

Sebelumnya sesaat setelah peristiwa jatuhnya MH17, sebuah akun Twitter beratas nama-kan Republik Rakyat Donetsk merilis beberapa pernyataan yang mengklaim telah menyita sistem misil dari angkatan darat Ukraina. @dnrpress: sistem misil Buk telah disita DNR dari resimen A1402 Ukraina, tulis sebuah posting di akun Twitter itu.

Menurut analis militer, misil Buk memiliki jangkauan jarak menengah, dan kemungkinan besar digunakan untuk menembak jatuh MH17.

Sebuah pernyataan di media sosial tersebut, yang diyakini berasosiasi dengan Igor, sempat dirilis dan kemudian dicabut.

"Kami telah memperingatkan anda, jangan terbang di atas langit kami. Dan inilah sebuah video yang mengkonfirmasi adanya sebuah burung terbang yang jatuh," lanjut pernyataan itu sambil memuat tautan ke sebuah video yang memperlihatkan warga setempat tengah menyaksikan asap hitam di atas langit seperti dilansir ABC Australia.

(nay)
Komentar