Turis Wanita Rusia jadi Korban Pemerkosaan di Mesir

Senin, 14 Juli 2014 20:15
Turis Wanita Rusia jadi Korban Pemerkosaan di Mesirilustrasi @huffingtonpost.com

Kepolisian Mesir melaporkan telah menangkap seorang sopir asal Mesir yang ditengarai sebagi pelaku pemerkosaan terhadap turis wanita asal Rusia di kota resor. Pemerintah Mesir saat ini tengah menggalakan penindakan tegas terhadap pelaku pelecehan seksual dan pemerkosaan.

Pelaku dilaporkan memperkosa sang korban setelah berpura-pura kendaraanya rusak untuk mengelabui korban agar turun dari mobil. Setelah itu korban dilarikan paksa dengan mobilnya, dilansir dari stasiun televisi Al-Arabiya, Sabtu (12/7/2014).

Insiden itu terjadi di kota resor Laut Merah Sharm al-Sheikh, dilokasi yang sama kementerian pariwisata sebelumnya menutup dua hotel atas tuduhan pemerkosaan.

Sementara di Ibu Kota Kairo, polisi menangkap seorang perwira berpangkat rendah lantaran meraba-raba seorang wanita Tunisia di bandara Kairo.

Pemerintah Mesir baru-baru ini merevisi hukuman pelaku pelecehan seksual dan pemerkosaan dengan sanksi yang lebih berat.

Presiden Abdul Fattah al-Sisi berjanji untuk menindak para pelaku kejahatan tersebut. Hal tersebut dipicu oleh beredarnya rekaman sekelompok pria melakukan penyerangan seksual terhadap seorang wanita selama unjuk rasa di Alun-Alun Tahrir di Kairo.

(BACA: Mesir Minta YouTube Hapus Video Wanita Korban Pemerkosaan Penuh Luka)

Oleh kelompok hak asasi manusia disebutkan, ada 250 kasus kekerasan seksual pada perempuan yang terjadi antara November 2012 dan Januari 2014. Kebanyakan insiden terjadi di sekitar Alun-Alun Tahrir, tempat yang digunakan demonstran untuk menumbangkan dua presiden selama 3 tahun terakhir.

(nay)
Komentar