Berkunjung Ke Camii Mosque, Masjid Terbesar di Jepang

Minggu, 06 Juli 2014 15:00
Berkunjung Ke Camii Mosque, Masjid Terbesar di JepangMasjid Camii Tokyo Jepang @en.wikipedia.org
Tahukah Anda, menemukan sebuah masjid di Jepang memanglah tak semudah di Indonesia. Ya, Islam merupakan agama yang masih tergolong minoritas di Negeri Matahari Terbit ini.

Namun tahukah Anda, jika di pusat kota Tokyo terdapat masjid terbesar di Jepang? NamanyaCamii Mosque, masjid ini tepatnya berada di Oyama-cho, Shibuya-ku, Anda bisa menemukannya dengan naik kerta dan turun di stasiun Yoyogi Uehara.

Dari kejauhan tampak jelas kubah besar yang disangga pilar-pilar besar serta menara yang tinggi memberikan kesan megah terhadap masjid satu ini. Bila sudah dekat, Anda akan melihat lapisan ubin marmer mendominasi bangunan masjid.

Di Indonesia, jika kita membahas tentang masjid besar, pasti bayangan kita akan menuju ke masji Istiqal, yang memiliki halaman luas dan bagian masjid yang luas hingga bisa menampung ribuan umat muslim di dalamnya.

Hal tersebut berbeda dengan masjid Camii di Jepang ini, alih-alih memiliki halaman luas, pagar saja tak ada sebagai pembatas antara masjid dan jalanan di luar. Masjid ini berdiri di antara bangunan-bangunan besar lainnya.

masjid camii

Masjid ini selain diperuntukkan untuk umat muslim yang ingin beribadah, juga disediakan tempat seperti perpustakaan untuk para wisatawan. Bangunan masjid ini terdiri dari dua bagian, yaitu untuk muslim dan muslimah. Bagia para muslimah yang datang tidak berjilbab, tersedia jilbab yang bisa Anda kenakan sebelum sholat.

Bila diperhatikan, masjid ini mengusung gaya arsitektur bangunan masjid Turki. Hal ini memang ada hubungannya dengan pertemuan Islam dengan Jepang yang terjadi pada tahun 1890, tepatnya pada zaman Restorasi Meiji.

Camii atau Masjid dalam bahasa Turki juga digunakan sebagai nama masjid terbesar di Jepang ini. Berbagai interior bernuansa Turki tergambar jelas di dalam masjid ini. Al-Quran yang berada di masjid ini juga berasal dari Turki, terlihat dari keterangan tempat pembuatan dan bahasa yang digunakan pada terjemahan Al Quran.
(okta)
Komentar