Kafe dengan Sensasi Makan dan Minum Bersama Tikus

Jum'at, 04 Juli 2014 09:45
Kafe dengan Sensasi Makan dan Minum Bersama TikusRat Cafe @dailymail.co.uk
London Dungeon merupakan salah satu objek wisata andalan di kota London. Tempat ini memadukan berbagai hiburan seperti museum sejarah, rumah horor, dan panggung komedi. Atraksi-atraksi di sana menampilkan peragaan dengan tema sadis namun penuh humor agar dapat menarik pengunjung dari berbagai usia.

Dilansir dari Daily Mail, tempat hiburan yang unik itu baru-baru ini menawarkan sebuah atraksi hiburan baru. Sasaran kali ini adalah bidang kuliner. Terinspirasi dari kafe kucing yang ada di Jepang, di mana pelanggan dapat makan siang atau minum sambil ditemani kucing, pihak pengelola London Dungeon ingin menyajikan konsep pelayanan serupa dengan versi London. Pada 24 Juni lalu, London Dungeon akhirnya membuka Rat Cafe. Pengunjung kafe ini dapat menikmati secangkir teh atau kopi dengan ditemani seekor tikus asli seperti tikus yang biasa berkeliaran di rumah Anda.

Juru bicara London Dungeon mengungkapkan, "Saya tahu apa yang Anda pikirkan. Bukankah makan di sekitar tikus itu tidak higienis? Jawabannya adalah tidak! Tikus-tikus kami jinak dan sangat terawat."

Rat Cafe, London

Menu makanan yang disediakan kafe ini adalah rattucino, Rateau black forest, dan kue carrat. Tamu juga dapat dengan bebas bermain atau berfoto dengan para tikus dengan pengawasan penjaga selama satu jam. Tenang saja, meski nama makanan di sana mengandung kata 'rat' atau tikus, menu yang mereka sajikan sama sekali tidak mengandung daging tikus. Nama itu diberikan karena saat Anda meminum cappucino atau melahap sepotong black forest, akan ada seekor tikus yang berkeliaran di atas meja Anda.

"Selama ini tikus memiliki reputasi yang buruk sepanjang sejarah, mulai dari periode Black Death sampai zaman Victoria," kata Hywel Mathias dari London Dungeon. "Kami ingin merubah persepsi orang-orang dengan menunjukkan bahwa hewan ini benar-benar menyenangkan."

Delapan belas tikus milik pengelola dilepas untuk menemani para pengunjung. Semua sudah terbiasa membaur dengan manusia dan kesehatannya pun selalu dicek berkala layaknya hewan peliharaan biasa. Apakah Anda tertarik berkunjung ke sana?
(hdk)
Komentar