Piala Dunia Tingkatkan Jumlah Wanita Selingkuh

Senin, 30 Juni 2014 17:15
Piala Dunia Tingkatkan Jumlah Wanita SelingkuhIlustrasi @toneleisure.co.uk
Akhir-akhir ini ditemukan fakta menarik mengenai dampak buruk yang diakibatkan oleh Piala Dunia 2014 terhadap hubungan suami istri. Terjadi peningkatan jumlah wanita yang merasa jarang diperhatikan karena sang suami terlalu asyik menonton pertandingan Piala Dunia.

Piala Dunia ternyata sangat mempengaruhi hubungan di antara banyak pasangan suami istri atau pasangan kekasih. Menurut situs kencan Illicitencounters.com, banyak istri yang mencari hubungan di luar pernikahan akibat kurangnya perhatian yang didapat dari pasangannya.

Banyak perempuan yang lebih memilih untuk selingkuh karena sering ditinggal pasangan menonton Piala Dunia. Situs itu menemukan peningkatan jumlah pengguna yang berjenis kelamin perempuan, sejak kekalahan tim sepakbola Inggris dari Italia pada pertandingan di hari Minggu (15/6).

Anggota-anggota baru Illicitencounters.com bergabung dengan menggunakan nama samaran 'football widow', dan mengaku bahwa mereka mengakses situs tersebut karena kurangnya hubungan seksual yang didapat dari pasangannya.

"Pasanganku lebih suka menonton sepakbola daripada berhubungan seks," begitu keluh para perempuan yang menjadi anggota baru situs ini. Ada pula yang bilang, "Dia menjadi tidak masuk akal ketika menonton sepakbola"

Lalu ada yang mengaku, "Itu memberiku kesempatan yang bagus untuk berselingkuh". Bahkan ada yang mengungkapkan, "Dia lebih peduli tentang sepakbola daripada menemaniku"

Juru bicara IllicitEncounters.com, Mike Taylor menanggapi, menolak Piala Dunia disalahkan sebagai penyebab rusaknya hubungan banyak pasangan. Peristiwa lain seperti liburan keluarga juga bisa menyoroti masalah yang sudah lama ada, dan menambah ketegangan di antara para pasangan.

"Buktinya, di Skotlandia hubungan pasangan lebih bahagia, dan pria dilaporkan lebih sering berhubungan seksual, sementara para wanita merasa pasangan mereka lebih perhatian. Sementara di Inggris yang terjadi justru sebaliknya, ketika tim mereka berada di Rio," ujarnya.

Menurut Taylor, peristiwa Piala Dunia menunjukkan bahwa kaum wanita tidak ingin diduakan dalam hubungan asmaranya. Mereka menyadari bahwa jika merasa diabaikan, mereka dapat menggunakan situs kencan untuk menemukan seseorang yang bisa memberikan apa yang mereka cari.

Rupanya, sepak bola dapat mengubah perempuan setia menjadi peselingkuh. Sekitar 72 persen wanita berubah menjadi tidak setia hanya dalam hitungan bulan. Sementara itu, 82 persen pria mengaku bahwa mereka lebih memilih untuk berbohong pada pasangannya agar dapat menonton Piala Dunia 2014.
(hdk)
Komentar