Orgasme Lebih Nikmat Saat Hamil

Selasa, 03 Juni 2014 20:30
Orgasme Lebih Nikmat Saat HamilIlustrasi @knowmore.tv
Berhubungan seks saat kondisi hamil sering menimbulkan kekhawatiran. Apakah bercinta atau orgasme saat hamil diperbolehkan?

Mencapai orgasme saat bercinta bukanlah hal yang membahayakan. "Kecuali Anda sudah diminta dokter untuk menghindari orgasme, tidak ada alasan untuk tidak mendapatkannya," jawab terapis seks dan psikolog Sandor Gardos, PhD,anggota American Association of Sex Educators, Counselors and Therapists, seperti yang dikutip dari CNN.

Bahkankehamilan memiliki keuntungan bagi wanita saat bercinta. Orgasme bisa terasa lebih intens, sering, dan mudah diraih saat hamil.

"Orgasme bisa jadi lebih nikmat saat hamil," ujar Stephanie Buehler, psikolog dan terapis seks yang mengelola The Buehler Institute.

Hal ini karena adanyapeningkatan aliran darah ke area intim. Wanita hamil juga memproduksi lebih banyak hormon tertentu seperti oksitosin, yang bisa membuat orgasme menjadi lebih intens.

Yang dikhawatirkan wanita hamil saat orgasme adalah bisa memicu terjadinya kelahiran prematur. Namun, kecemasan ini tidak selalu benar. Wanita bisa merasakan kontraksi saat orgasme, namun tidak selalu menjadi tanda Anda sudah akan melahirkan.

"Kontraksi ini hanya berlangsung sebentar dan tidak perlu dikhawatirkan. Kontraksi ini tidak sama dengan kontraksi melahirkan yang datangnya sering dan intens seiring proses kelahiran berjalan," ungkap Sandor.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dr.Gerard M. DiLeo, kontraksi saat orgasme tidak membahayakan kecuali dokter mengatakan kehamilan wanita tersebut memiliki risiko tinggi atau sejarah melahirkan secara prematur.

Meski dianggap aman, Dr. Gerard menyarakan bagi wanita hamil yang merasakan kram setelah bercinta sebaiknya konsultasi pada dokter untuk mengetahui penyebab kram tersebut berbahaya atau tidak. Selain itu, jika mengalami kontraksi setelah orgasme lebih dari satu jam, sebaiknya menghubungi dokter kandungan.
(ec)
Komentar