Politikus Belanda Hina Islam, Arab Saudi Putus Kerjasama Bilateral

Senin, 19 Mei 2014 14:00
Politikus Belanda Hina Islam, Arab Saudi Putus Kerjasama BilateralPolitikus anti-Islam, Geert Wilders @news.sky.com

Sentimen anti-Islam yang dikampanyekan oleh politikus sayap kanan Belanda, Geert Wilders berbuntut panjang. Pasalnya Arab Saudi berencana memberikan sanksi perdagangan terkait ulah politikus tersebut yang membuat stiker anti-Islam menggunakan warna bendera Arab.

Stiker anti-Islam Wilders kali ini membuat Arab Saudi berang, stiker tersebut dicetak berwarna hijau-putihseperti bendera Saudi. Di atasnya terdapat kalimat berbahasa Arab yang berbunyi 'Islam penipu, Muhammad Brengsek, dan Al-Quran racun'.

stiker_anti_islam

Dilaporkan surat kabar Haaretz, Jumat (18/5/2014), juru bicara kementerian luar negeri Friso Wijnen menanggapi hal tersebut, "Saudi telah mengingatkan kami sebab penghinaan agama dan bendera oleh Geert Wilders."

Namun terkait hal tersebut, Wijnen belum mengklarifikasi soal peringatan Saudi dan usaha pemerintah Belanda mencairkan kontrak dengan Ibu Kota Riyadh.

Kabar terbaru yang diterbitkan surat kabar al-Eqtisaidah melaporkan kerjasama bisnis Saudi dengan Belanda di masa depan akan dibekukan.

(nay)
Komentar