5 Sebab Seorang Wanita Masih Jomblo

Jum'at, 16 Mei 2014 13:45
5 Sebab Seorang Wanita Masih Jombloilustrasi @sheknows.com
Apa yang menyedihkan selain menyadari pertambahan usia setiap tahun? Ya, menua sendirian tanpa kehadiran kekasih idaman. Ada banyak dugaan kenapa seorang wanita masih menjomblo ketika sebagian besar temannya sudah menjalin rumah tangga.

Dikutip dari Magforwomen, berikut adalah penyebab seorang wanita kesulitan mendapatkan pasangan.

Anti sosial

Adalah sebuah keajaiban mendapatkan pasangan idaman tanpa keluar dari sangkar dan membaur dengan kehidupan sosial di luar.

Hal ini dibenarkan oleh penulis Getting Over Him Elizabeth Huchalla,"Dengan memberikan seseorang ruang untuk mengenal, maka mereka akan melukai diri Anda."

Ditambahkan juga olehnya, "Anda harus mencari pasangan untuk diajak berkencan meskipun hanya menemani ia minum. Atau membuat kencan sendiri ke beberapa tempat dimana Anda dikelilingi oleh orang lain. Opsi lainnya adalah mencoba untuk pergi keluar orang yang megajak kencan Anda."

Terlalu sibuk

Bagaimana bisa ada kesempatan bertemu calon pasangan ketika Anda jarang meluangkan waktu? Cobalah untuk meluangkan waktu serta membuka peluang bagi seseorang yang mendekati Anda. Tidak ada salahnya membuka komunikasi dengan orang yang sama sekali baru.

Terjebak dengan tipe

Mungkin Anda merasa nyaman berkencan dengan tipikal orang yang sama, berulang-ulang hingga pada batas titik jenuh. Anda bisa mencari penyegaran dengan membuka hati menerima pasangan yang bahkan bukan tipe kesukaan Anda.

Anda punya teman yang buruk

Tidak semua teman yang Anda miliki benar-benar mau mendengar dan peduli kesepian yang Anda alami. Mereka mungkin menganggapnya sebagai hal kecil, sepele, remeh. Dan mungkin sudah waktunya bagi Anda mencari teman baru yang tidak mendukung dan tidak menyulitkan Anda mendapatkan pasangan.

Belum Move On

Ahh, ini dia penyakit klasik. Seseorang bisa dengan atau tanpa sadar memendam rasa sukanya, mungkin juga sakit hatinya terhadap seseorang di masa lalu hingga mengaburkan pandangannya dalam menata masa depan.

Percayalah, terkadang masa lalu akan lebih baik jika di masa lalu, dan kisah hidup Anda berjalan dalam alur maju. Setiap menit Anda larut dalam kegalauan masa lalu, setiap menit itu juga Anda membuang kesempatan betemu pasangan masa depan.
(nay)
Komentar