Ingin Langgeng Dengan Pasangan? Perhatikan Posisi Tidur Anda

Selasa, 13 Mei 2014 20:00
Ingin Langgeng Dengan Pasangan? Perhatikan Posisi Tidur Andailustrasi @beritaprima.com
Dalam suatu hubungan suami istri, komunikasi dan seks bukan hal utama dalam menjaga keharmonisan hubungan. Hal sederhana juga harus diperhatikan, seperti posisi tidur dengan pasangan Anda. Jangan sampai pernikahan Anda runyam hanya karena salah posisi tidur.

Dalam suatu penelitian yang dilakukan di University of Hertfordshire, Inggris, terhadap 1000 partisan menyatakan bahwa pasangan yang tidur dengan melakukan kontak fisik akan terjadi keharmonisan hubungannya.

Kontak fisik yang dimaksud seperti tidur dengan berpelukan atau sambil berpeganga tangan. Kondisi ini mencerminkan sikap saling membutuhkan satu sama lain, selalu merindukan pasangan, dan keinginan untuk selalu bersama.

"Sekitar 94 persen pasangan bahagia ternyata selalu melakukan kontak fisik dengan pasangannya saat tertidur, dibandingkan dengan 68 persen lainnya yang tidak saling bersentuhan," kata Richard Wiseman, penulis studi, seperti yang dilansir tribunnews.com.

Penelitian lainnya yang dilaksanakan pada tahun 2013 silam menyebutkan bahwa pasangan yang sering terganggu jam tidurnya ternyata mendapatkan perilaku tidak baik dari pasangan.

Kemudian fakta lain dari studi di University of Chicago menemukan fakta bahwa kurang tidur bisa menyebabkan hormon testosteron pria menurun, sehingga dia kehilangan gairah untuk bercinta.

Namun pada dasarnya, kesetiaan suatu hubungan tergantung pada komitmen masing-masing, mskipun tidur berjarak namun adanya cinta yang kuat juga tidak akan mempengaruhi hubungan.

Hal ini dibuktikan oleh sejumlah pasangan yang masih langgeng dan tetap mesra dimana 2 persen di antaranya tidur dengan jarak 30 inci, 42 persen tidur dengan saling membelakangi, lalu 31 persen lainnya tidur menghadap ke arah yang sama. Hanya 4 persen yang mengaku tidur saling berhadapan.

Jadi, jangan sampai Anda tidur membelakangi pasangan Anda, apalagi tidak bersentuhan. Nanti pasangan Anda mengira bahwa Anda sedang marah atau mencuekinya.
(my)
Komentar