Gratis Sticker Selamanya Di WeChat

Jum'at, 25 April 2014 13:30
Gratis Sticker Selamanya Di WeChatRomance The Shuddh Desi Way On WeChat! @www.gr8mag.com
Dewasa ini makin banyak aplikasi massaging di tanah air. Salah satunya adalah WeChat. Meskipun tergolong baru, WeChat siap bersaing di pasar instant massaging Tananh Air. Agar bisa bersaing dengan kompetitor yang mulai penuh sesak, sesuatu yang baru hasil ditawarkan pada konsumen.

Salah satu fitur dari WeChat yang akan ditawarkan adalah fitur sticker yang dimiliki. Namun beberapa pesaingnya seperti Kakaotalk, Line, Blackberry Messenger juga sudah menggunakan fitur ini. Bahkan banyak yang mengaku meraup untuk banyak dari penjualan sticker.

Tapi yang membedakan kami adalah, kami akan mengratiskan sticker ini selamanya. Pegang janji saya, ini akan gratis di-download selamanya, tutur Vice President Internasional Business Tencent Poshu Yeung, kepada sejumlah media, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (24/4/2014) seperti yang dikutip pada detikInet.com.

Yeung dengan yakin menjamin, bahwa WeChat tidak akan mencari uang sedikitpun dari penjualan sticker. Karena mereka hanya ingin pengguna mereka nyaman dengan layanan messenger asal Tiongkok tersebut.

Dengan mengratiskan sticker di WeChat bukan berarti akan menutup peluang pengembang pihak ketiga untuk memasukkan sticker miliknya. WeChat masih menerima sticker dari pihak ketiga, khususnya pengembang lokal.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, darimana para pemilik sticker tersebut bisa mendapatkan uang? Jangan khawatir, karena kami yang akan membayar pemilik sticker tersebut, janji Yeung.

Untuk mensiasati pendapatan yang akan diterimanya, WeChat akan megeruk uang dari dua cara, yaitu berjualan item game dan e-commerce.

Pengguna yang berada di negara lain, akan merasa kecanduan dengan game yang mengasyikkan. Hal itu tentu saja akan dimanfaatkan oleh WeChat yang mngambil keuntungan dari level tambahan.

Sementara untuk e-commerce, Yeung mengatakan hal tersebut akan dilakukan WeChat bila pasar Indonesai siap sengan infrastrukturnya.

Tapi kami tidak akan melakukan monetisasi dalam waktu dekat. Kami hanya ingin merengkuh sebanyak mungkin pengguna, Yeung menandaskan.
(my)
Komentar