Undescended Testicles, Kondisi Pria Bertestis Satu

Jum'at, 25 April 2014 12:45
Undescended Testicles, Kondisi Pria Bertestis Satuilustrasi @gamexeon.com

Bagi pria testis adalah salah satu organ reproduksi penting, maka tidak bisa dibayangkan jika seorang pria terlahir dengan hanya memiliki satu testis, tidak sepasang selayaknya pria normal.

Testis terbentuk pada masa janin, pada fase itu testis berada di rongga abdomen, sehingga beberapa saat sebelum bati dilahirkan testis akan menglami desensus testikurolum, dimana testis turun kedalm kantung skrotum.

Ketika skrotum anak tidak dijumpai testis, orang tuanya akan dihantui kebimbangan tentang kelelakian anaknya. Dokter mungkin mendiagnosanya sebagai kanker. Pemahaman masalah kriptorkismus secara holistik akan membimbing dokter , orang tua dan anak dalam menyikapi kelainan yang ada.

Angka kejadian kriptorkismus pada bayi prematur kurang lebih 30% yaitu 10 kali lebih banyak daripada bayi cukup bulan (3%). Dan seiring bertambahnya usia, testis mengalami desensus secara spontan.

Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan bayi terlahir dalam kondisi undescended testicles :

1. BBLR (kurang 2500 mg)

2. Ibu yang terpapar estrogen selama trimester pertama

3. Kelahiran ganda (kembar 2, kembar 3)

4. Lahir prematur (umur kehamilan kurang 37 minggu)

5. Berat janin yang dibawah umur kehamilan.

6. Mempunyai ayah atau saudara dengan riwayat UDT

Pada prinsipnya hanya operasi pembedahan yang bisa membantu pria yang memiliki kondisi bertestis satu. Dampak paling besar tentu dari faktor perkembangan psikologis hingga dewasa apabila orang tua tidak mengambil keputusan yang tepat.

(nay)
Komentar