Windows XP - Dikubur Microsoft, Tapi Belum Mati

Senin, 14 April 2014 12:15
Windows XP - Dikubur Microsoft, Tapi Belum MatiIlustrasi @theguardian.com
Microsoft telah berhenti menjual XP pada tahun 2008 yang lalu. Dan bulan April 2014 ini, sesuai 'janji'-nya, Microsoft menghentikan dukungan dari sistem operasi yang telah berusia 13 tahun ini. Microsoft jelas telah menguburnya, tapi apakah Windows XP telah mati? Statistik menunjukkan bahwa pengguna Windows XP masih terbanyak nomor dua setelah Windows 7.

Bila kamu bertanya-tanya, apakah dengan keputusan Microsoft ini berarti Windows XP di seluruh dunia akan dimatikan, maka itu keliru. Windows XP masih bisa berjalan dengan lancar (terutama bagi mereka yang menggunakan versi bajakan dan tidak memerlukan update support dari Microsoft). OS yang pernah menjadi paling populer di dunia ini 'hanya' tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan dari Microsoft, namun tentu saja fitur-fitur keamanan yang sebelumnya dimiliki masih ada, bahkan masih bisa menangkal malware dengan baik.

Laporan terakhir pada bulan Juni 2013 menunjukkan bahwa Windows XP masih digunakan oleh 30% komputer di seluruh dunia. Hambatan bagi para pengguna Windows XP setelah Microsoft memutuskan untuk tidak memperbaruinya lagi antara lain adalah:

1. Tidak akan kompatibel dengan beberapa perangkat lunak terbaru Microsoft
2. Akan kesulitan menangkal virus generasi baru karena tidak adanya pembaruan keamanan.
3. Akan semakin lambat mengikuti perkembangan internet karena pembaruan browser tidak diikuti kompatibilitas OS

Meskipun demikian, bagi para pengguna setia Windows XP, masalah pertama bisa diatasi dengan: tidak menggunakan perangkat lunak terbaru. Karena untuk penggunaan standar, perangkat lunak lama masih bisa menunjang kebutuhan sehari-hari. Ini mungkin terbukti dari lingkungan sekitar kita yang masih banyak menggunakan MS Office 2003 dan 2007. Kemudian masalah kedua bisa diatasi dengan memanfaatkan aplikasi anti virus yang bukan dari Microsoft. Aplikasi semacam ini kompatibel dengan XP dan masih terus melakukan update database virus sehingga cukup mampu melindungi komputer dari bahaya malware. Sedangkan permasalahan ketiga, meskipun tidak ada cara mengatasinya namun masih cukup diterima oleh kalangan masyarakat pengguna Windows XP.

Bagi Microsoft sendiri, kebandelan para penggunanya yang tidak mau memperbarui OS (bahkan tercatat sebagian besar ATM di AS masih menggunakan Windows XP) menjadikan perusahaan ini cukup kebingungan. Meskipun mereka memaklumi alasan para pengguna yang tidak bersedia berpindah OS tersebut, namun masalah lambat laun akan muncul apabila para pengguna terus memaksa untuk menggunakan OS ini.

Hingga sekarang permasalahan besar belum timbul, hanya saja dikhawatirkan karena tidak adanya support dari Microsoft, maka peretasan terhadap perangkat yang menggunakan XP rentan dilakukan, dan ini akan sangat berbahaya bila menimpa perangkat yang terkait dengan urusan finansial.
(sid)
Komentar