Review Samsung Galaxy Tab Pro 10.1 - Tidak Sekeren Namanya

Kamis, 20 Maret 2014 14:00
Review Samsung Galaxy Tab Pro 10.1 - Tidak Sekeren NamanyaSamsung Galaxy Tab Pro 10.1 @pocketnow.com
Samsung Galaxy Tab Pro 10.1 jauh lebih bertenaga dan memiliki kapabilitas dibandingkan lini tablet menengah Samsung sebelumnya. perusahaan ini sebelumnya. Spesifikasinya saja sudah jauh di atas para pendahulunya. Namun apakah memang Galaxy Tab Pro ini benar-benar "Pro"? Berikut ini Infospesial akan membahas perangkat terbaru Samsung ini.


Samsung nampaknya memperhatikan umpan balik para penggunanya ketika merancang lini Tab Pro ini. Samsung tidak lagi menggunakan plastik tipis seperti generasi sebelumnya, tapi menggunakan kulit kaku sebagaimana pada lini perangkat Note. Pemutakhiran estetika ini cukup mendapatkan nilai positif. Untuk layar, Tab Pro 10.1 tidak memiliki kedalaman warna hitam sebagaimana layaknya panel AMOLED Samsung, namun menyajikan resolusi 2560x1600 dengan kepadatan piksel 299ppi. Tab Pro juga menggunakan prosesor 'Octa' terdiri atas empat inti 1,9 GHz ARM Cortex A15 bekerja berdampingan dengna empat inti 1,3GHz ARM Cortex A7 pada ARM Mali-T628MP6 GPU. RAM Tablet ini sebesar 2GB tentu saja cukup kuat untuk melakukan pemrosesan tingkat tinggi.



Dalam hal software, Samsung menggunakan Android 4.4.2 KitKat yang dibungkus oleh antarmuka terbaru Samsung, yaitu Magazine UX. Sayangnya, di sinilah kelemahan terbesar Tablet ini. Magazine UX nampaknya masih perlu penyempurnaan di sana-sini karena di perangkat dengan resource sebesar ini justru nampak berjalan dengan lambat serta masih banyak ditemukan bug di sana-sini. Banyaknya tile yang mirip dengan Windows 8, justru tidak efisien karena tile tersebut tidak mampu menampilkan notifikasi sebagaimana halnya Windows, terutama pada aplikasi jejaring sosialnya. Samsung sendiri menyatakan bahwa ini adalah bagian dari skema Samsung untuk menghemat baterai. Namun akan unik bila dengan sumber daya sebesar itu, justru Tab Pro kurang mampu melakukan suatu aktivitas mendasar. Namun pengembangan yang patut dipuji dalam antarmuka ini adalah banyaknya kontrol dengan berbagai jenis tap yang pasti menyenangkan para pengguna ahli.



Untuk kamera, Tab Pro menggunakan kamera belakang 8MP dan kamera depan 2MP. Ini sudah lebih dari cukup untuk suatu kegiatan menggunakan tablet.

Pengujian menggunakan berbagai game berat menunjukkan berbagai aplikasi berjalan lancar di tablet ini. Tak heran karena Tab Pro memiliki sumber daya yang luar biasa. Tak perlu khawatir kehabisan baterai setelah bermain game dalam jangka waktu lama, karena Tab Pro didayai oleh 8220 mAH baterai. Cukup efektif menyimpan daya, namun memerlukan waktu yang sangat lama untuk mengisi penuh baterai dari nol.



Dari review tersebut dapat diketahui bahwa Samsung seakan menyiapkan ‘senjata super canggih’ yang mungkin saat ini tidak semua aplikasi memerlukan spesifikasi setinggi itu. Namun begitu ada pengembangan aplikasi yang memerlukan perangkat ber-spec tinggi untuk menggunakannya, maka Tab Pro pasti akan unggul.

Meskipun demikian, pembaruan Samsung dengan menggunakan Magazine UX sebagai antarmuka ini ternyata masih terlalu dini dan banyak ditemukan kekurangan di sana-sini. Pengguna Samsung akan mengalami kesulitan untuk membiasakan diri. Bahkan yang agak menyedihkan untuk sebuah tablet tingkat tinggi, beberapa pengujian menemukan bug di sana-sini untuk antarmuka yang akan sangat mengganggu bagi para pengguna yang benar-benar mengutamakan kemudahan. Jadi dalam hal aplikasi penggunaan, Tab Pro ini tidak sekeren namanya dan mungkin akan menimbulkan frustasi bagi pengguna pemula.
(sid)
Komentar