Aplikasi Android akan Bisa Digunakan di Windows

Senin, 17 Februari 2014 13:00
Aplikasi Android akan Bisa Digunakan di WindowsAndroid @pandodaily
Dalam upaya meningkatkan minat pengguna terhadap platform selulernya, Microsoft dilaporkan siap membuka Windows untuk aplikasi Android. Hal ini pernah dilakukan oleh BlackBery dengan sistem 'render' andalannya. Namun meskipun demikian, hal tersebut nampaknya tidak menambah minat pengguna secara signifikan, meskipun diakui cukup menjadikan pengguna lama BlackBerry terbantu dan tidak beralih ke platform populer tersebut.

Dengan mengutip 'sumber yang memahami rencana-rencana Microsoft', The Verge, sebagaimana dilansir oleh Infospesial, menyatakan bahwa ada diskusi serius dalam internal Microsoft untuk membuka platform desktop dan seluler perusahaan untuk aplikasi Android. Idenya adalah menggunakan ‘pihak ketiga’ untuk memungkinkan aplikasi Android dijalankan pada platform tersebut. Gambaran sederhananya, mungkin seperti Bluestack yang bisa menjalankan aplikasi Android di PC.

Menurut berita, diskusi ini masih di tahap awal dan masih ada debat internal lanjutan mengenai apakah rencana ini harus dilanjutkan atau tidak. Sementara beberapa eksekutif Microsoft berpendapat bahwa rencana ini akan menarik minat lebih banyak pengguna ke platform Windows, yang lainnya mengkhawatirkan bahwa ini merusak citra Microsoft.

Berita ini hadir bersamaan dengan rumor bahwa Nokia akan merilis handset Android-nya sendiri di acara Mobile World Congress yang akan diadakan di Barcelona bulan ini. Smartphone dengan harga yang lebih murah ini nampaknya memiliki sasaran pasar negara yang tengah berkembang.

Nokia sendiri telah setuju untuk mengakhiri upaya pengembangan software-nya sendiri dan berfokus secara eksklusif pada Windows setelah diakuisisi oleh Microsoft. Dirilisnya ponsel Android oleh Nokia ini dikhawatirkan akan merusak hubungan harmonis antara Microsoft dan Nokia.

Microsoft sendiri ketika dimintai keterangan terkait hal ini menolak untuk memberikan komentar. Perusahaan yang telah dipastikan akan dipimpin Satya Nadella ini masih memiliki banyak pekerjaan rumah terkait Tablet Surface-nya yang inovatif namun nampaknya gagal secara komersial. Hal yang sangat jarang dialami oleh Microsoft selama ini.
(sid)
Komentar